Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka menguat tipis pada perdagangan akhir pekan. Berdasarkan data Refinitiv pada Jumat (28/8/2026) pagi, mata uang Garuda terapresiasi sebesar 0,03% ke level Rp17.710/US$.
Pergerakan positif ini membalikkan tren pelemahan pada penutupan perdagangan Kamis (27/8/2026), saat rupiah ditutup turun 0,11% ke posisi Rp17.715/US$.
Pelemahan Dolar AS Jelang Simposium Jackson Hole
Apresiasi rupiah sejalan dengan koreksi yang terjadi pada indeks dolar AS (DXY). Indeks yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia tersebut terpantau melemah 0,04% ke posisi 99,122 pada pukul 09.00 WIB. Pelemahan ini melanjutkan koreksi tipis sebesar 0,01% pada penutupan sesi perdagangan sebelumnya.
Top! Kredit UMKM Bank BPD Bali Tumbuh 14,52% Hingga Agustus 2026

Secara eksternal, volatilitas dolar AS tertahan oleh sikap antisipasi pasar menjelang pidato Ketua The Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh. Kevin Warsh dijadwalkan menyampaikan pandangannya dalam simposium tahunan Jackson Hole pada Jumat waktu setempat, yang menjadi perhatian pelaku pasar global untuk membaca arah kebijakan moneter AS ke depan.
Kepastian Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia
Dari pasar domestik, sentimen pasar mendapat dorongan dari kepastian proses suksesi kepemimpinan di Bank Indonesia. Komisi XI DPR RI secara resmi menyetujui Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI periode 2026–2031 pada Kamis (27/8/2026).
Kesepakatan tersebut dicapai melalui musyawarah mufakat setelah Destry menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Rabu (26/8/2026). Destry diajukan sebagai calon tunggal oleh Presiden Prabowo Subianto menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari kursi Gubernur BI pada 25 Juli 2026.
Bahlil Sebut Perusahaan Asal Rusia Rusal Bakal Bangun Pabrik Pemurnian Bauksit di Kalimantan

Selain menetapkan posisi gubernur, Komisi XI DPR RI juga menyetujui Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI untuk menggantikan Destry. Sementara itu, kursi Deputi Gubernur BI yang ditinggalkan Aida akan diisi oleh Solikin M. Juhro.
Nama Destry Damayanti, Aida S. Budiman, dan Solikin M. Juhro dijadwalkan dibawa ke Rapat Paripurna DPR pada Selasa (1/9/2026) untuk pengesahan resmi. Setelah keputusan presiden diterbitkan, ketiganya akan diambil sumpah jabatannya di Mahkamah Agung untuk menjalankan masa tugas selama lima tahun ke depan.






