Penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini diperluas ke sejumlah titik krusial. Distribusi logistik, pemenuhan hunian darurat, serta layanan kesehatan telah menjangkau masyarakat di tiga desa di wilayah Kecamatan Reok, yakni Desa Lemarang, Desa Robek, dan Desa Paralando.
Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan oleh Emergency Response Team (ERT) PT Multi Harapan Utama (MHU) bersama Posko Siaga Bencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Setibanya di Labuan Bajo pada Kamis (20/8), tim bergerak lewat jalur darat menuju pos komando di Reok untuk mendistribusikan kebutuhan darurat berupa 50 lembar terpal, 30 selimut, dan 20 tikar. Bantuan logistik juga mencakup bahan pangan pokok, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan khusus perempuan dan balita seperti popok bayi, pembalut, minyak telon, dan susu formula. Khusus di Dusun Nangkas, Desa Paralando, tim turut memberikan pendampingan psikososial (trauma healing).
18.504 Personel Dikerahkan Amankan Demo di Jakarta Hari Ini

Selain distribusi logistik dasar, penanganan difokuskan pada pemulihan kesehatan dan fasilitas vital warga. Tim medis memberikan pelayanan kesehatan serta menyuplai obat-obatan di Desa Watu Tango dan Posko 2 ESDM. Koordinasi pelayanan medis juga dilakukan bersama kapal bantu rumah sakit TNI AL, KRI dr. Soeharso-990. Di Desa Dampe, Kecamatan Lamba Leda, tim memfasilitasi pemasangan instalasi air bersih dan tandon penampungan guna menunjang posko kesehatan serta dapur umum, didampingi personel rescuer yang membantu evakuasi barang warga dari bangunan rusak.
Percepatan respon lapangan tersebut dikoordinasikan bersama Staf Khusus Menteri ESDM Komjen Pol. (Purn.) Rudy Sufahriadi. Presiden Direktur PT Multi Harapan Utama Kemal Djamil Siregar menyampaikan keterlibatan tim penolong merupakan wujud kesiapsiagaan tanggap darurat dan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan bantuan.
Desil Belum Beres, Mungkinkah Pembatasan Pertalite Jalan Tahun Ini?

Penguatan distribusi logistik ini merespons guncangan gempa bumi di kawasan Manggarai, antara lain gempa bermagnitudo 5,0 pada Senin (17/8/2026) dini hari serta lindu bermagnitudo 4,6 yang berpusat di Ruteng pada Kamis (27/8) pukul 01.34 WIB. Agar penyaluran bantuan tepat sasaran, pendataan pemerintah daerah diverifikasi dan disahkan bersama pihak Kejaksaan Negeri serta Kepolisian Resor setempat.






