Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan program 1.000 beasiswa bagi kalangan mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan pembiayaan pendidikan tersebut ditujukan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga terdampak bencana gempa bumi di wilayah NTT.
Pada tahap pertama penyaluran, bantuan beasiswa yang diberikan bernilai sebesar Rp1 juta per bulan selama periode tiga bulan. Alokasi dana beasiswa ini disiapkan untuk sekitar 1.000 mahasiswa guna mendukung kelancaran studi para penerima manfaat pascabencana.
18.504 Personel Dikerahkan Amankan Demo di Jakarta Hari Ini

Idy menjelaskan bahwa mahasiswa yang menjadi target sasaran program ini adalah mereka yang berasal dari wilayah terdampak gempa bumi di NTT dan saat ini tengah menempuh studi di luar daerah. Penyaluran bantuan tersebut difokuskan untuk meringankan kendala ekonomi mahasiswa selama masa penanganan dampak bencana.
Dalam proses pendistribusian dana bantuan, Baznas memastikan seluruh tahapan berlandaskan pada prinsip tata kelola "tiga aman", yakni aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI.
Ahmad Ramzy Baabud Soroti Kondisi Penegakan Hukum di Indonesia dan Tantangan Konsistensi Sistem Peradilan

Penyaluran beasiswa ini berkaitan dengan peristiwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6 yang mengguncang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT pada Kamis (27/8) pukul 01:34 WIB. Terkait penanganan dampak gempa di wilayah NTT, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi turut menyerahkan bantuan gempa berupa pemenuhan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak-anak.






