Mantan Presiden Joko Widodo kembali melanjutkan rangkaian safari politiknya bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan melakukan kunjungan ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan ini merupakan bagian kedua dari rangkaian agenda turun ke daerah, setelah sebelumnya ia menyelesaikan kegiatan serupa di Provinsi Lampung. Perjalanan menuju NTT tersebut dimulai pada Jumat pagi, 31 Juli 2026. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bertolak dari Bandara Adi Soemarmo yang berlokasi di Boyolali. Keberangkatan tersebut tercatat berlangsung pada pukul 06.14 WIB. Saat tiba di area bandara sebelum menaiki pesawat, Joko Widodo terlihat mengenakan pakaian khasnya yang sederhana, yakni kemeja putih berlengan panjang yang dipadukan dengan celana hitam. Dalam agenda keberangkatan pagi itu, ia didampingi langsung oleh ajudannya, Ajun Komisaris Besar Syarif Muhammad Fitriansyah, serta mendapat pengawalan ketat dari sejumlah personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Berdasarkan jadwal yang telah direncanakan dan informasi yang dihimpun, Joko Widodo akan berada di wilayah Nusa Tenggara Timur selama tiga hari berturut-turut. Rangkaian kunjungan ini berlangsung sejak hari keberangkatannya hingga Ahad, 2 Agustus 2026. Selama berada di provinsi kepulauan tersebut, seluruh aktivitas dan agenda perjalanannya akan difokuskan pada dua wilayah administratif utama. Mantan Wali Kota Surakarta itu mengonfirmasi bahwa kunjungannya di NTT hanya mencakup Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Pembatasan lokasi ini dilakukan agar seluruh agenda yang telah disusun dapat berjalan secara maksimal, efektif, dan terkoordinasi dengan baik selama kurun waktu tiga hari tersebut sebelum ia kembali ke daerah asalnya.








