berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Profil Yayoi Kusama, Seniman Ratu Polkadot Asal Jepang Meninggal

Ance RundenganDiterbitkan 28 Agu 2026 - 05.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Profil Yayoi Kusama, Seniman Ratu Polkadot Asal Jepang Meninggal
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Seniman kenamaan asal Jepang yang dijuluki Ratu Polkadot, Yayoi Kusama, meninggal dunia pada usia 97 tahun. Kusama mengembuskan napas terakhirnya di sebuah rumah sakit di Tokyo pada 14 Agustus 2026, sebagaimana diumumkan oleh pihak perusahaannya pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Berdasarkan laporan BBC, kabar duka tersebut disampaikan secara resmi dengan menyebutkan bahwa Kusama tetap aktif berkarya hingga pengujung hayatnya. Pihak manajemen menyatakan Kusama terus melukis dan mengeksplorasi tema cinta abadi serta jiwa yang kekal tanpa pernah melepaskan kuasnya.

Kusama dikenal luas di panggung seni global melalui penampilannya yang khas dengan wig merah terang, penggunaan warna-warna berani, serta eksplorasi motif polkadot dan jaring. Salah satu warisan terpentingnya dalam seni rupa modern adalah konsep instalasi Infinity Mirror Rooms yang ia pelopori sejak 1965, menghadirkan ilusi ruang tanpa batas melalui susunan cermin.

Perjalanan Karier dan Pengalaman Hidup

Lahir pada 1929 di wilayah pegunungan Matsumoto, Jepang, Kusama tumbuh dalam keluarga pembudidaya bibit tanaman. Masa remajanya diwarnai oleh situasi Perang Dunia II, di mana ia sempat dipaksa bekerja selama 12 jam sehari di sebuah pabrik militer.

Baca Juga

Motif Pengeroyokan Pedagang Cermin di Pejompongan Terungkap, 3 Tersangka Ditangkap

Motif Pengeroyokan Pedagang Cermin di Pejompongan Terungkap, 3 Tersangka Ditangkap

Setelah perang berakhir pada 1948, Kusama memutuskan pergi ke Kyoto untuk mendalami seni lukis. Ia kemudian berkelana mempelajari berbagai gaya artistik dari Kyoto hingga Kamakura. Dorongan untuk meraih pengakuan dari kritikus seni internasional membawanya hijrah ke Amerika Serikat pada 1957.

Selama berkarier di Amerika Serikat, Kusama turut menyuarakan kritik terhadap Perang Vietnam melalui karyanya. Namun, periode tersebut juga diwarnai kekecewaan profesional. Gagasan seninya sempat ditiru oleh sejumlah seniman pria seperti Andy Warhol, Claes Oldenburg, dan Lucas Samaras, yang saat itu memperoleh panggung di galeri-galeri yang lebih bergengsi.

Pengakuan Global dan Dedikasi di Akhir Hayat

Tekanan karier dan masalah kesehatan mental imbas pengalaman masa lalunya membuat Kusama kembali ke Jepang pada dekade 1970-an. Sejak 1977, ia secara sukarela memilih menetap dan menjalani perawatan di sebuah rumah sakit jiwa di Tokyo. Dari fasilitas medis tersebut, Kusama tetap produktif melahirkan lukisan, patung, hingga instalasi berskala besar selama puluhan tahun.

Baca Juga

2 Kurir Narkoba Ditangkap di Cengkareng, Sabu 5,2 Kg Diamankan

2 Kurir Narkoba Ditangkap di Cengkareng, Sabu 5,2 Kg Diamankan

Reputasi globalnya kian tak terbantahkan seiring waktu. Pada 1993, ia tercatat sebagai satu-satunya seniman solo yang mewakili Jepang di Biennale Venesia. Kontribusinya bagi kebudayaan dan seni rupa kemudian diganjar dengan Penghargaan Asahi di Jepang pada 2001.

Karya-karyanya juga mencatatkan nilai tinggi di pasar seni internasional, termasuk salah satu lukisannya yang terjual seharga 10,5 juta dolar AS atau sekitar Rp186 miliar pada 2022. Kepergian Kusama menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu tokoh avant-garde paling berpengaruh di dunia seni kontemporer.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

JepangSeni RupaKabar Duka

Berita Terbaru Lainnya

Motif Pengeroyokan Pedagang Cermin di Pejompongan Terungkap, 3 Tersangka Ditangkap2 Kurir Narkoba Ditangkap di Cengkareng, Sabu 5,2 Kg DiamankanGempa Magnitudo 5,1 Guncang Barat Laut Tanimbar Maluku, BMKG, Tidak Berpotensi TsunamiTop! Kredit UMKM Bank BPD Bali Tumbuh 14,52% Hingga Agustus 2026Tetangga RI Pertimbangkan Hukuman Kebiri Kimia ke Penjahat SeksualImigrasi Tangerang Ungkap Jaringan Judi Online Internasional, 5 WNA DitangkapPemprov DKI Imbau Warga Tenang Usai Gempa di Kepulauan Seribu, Kondisi AmanTiga Pengeroyok Bambang Pejompongan Ditangkap di Bogor

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap