Sassuolo bersiap menjamu Torino pada pekan kedua Liga Italia 2026/2027 di Mapei Stadium - Città del Tricolore, Sabtu (29/8/2026) pukul 23.30 WIB. Menjelang pertandingan ini, sorotan tertuju pada kesiapan bek tengah sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang masih berjuang mengembalikan kebugaran fisiknya.
Idzes diperkirakan belum dapat tampil sejak menit awal atau bahkan kembali diparkir demi mencegah risiko cedera yang lebih serius. Pemain bertahan tersebut tengah menjalani masa pemulihan cedera tumit dan otot paha yang dialaminya sejak pengujung musim lalu. Masalah kebugaran itu pula yang membuatnya absen saat Sassuolo bertandang ke markas Atalanta pada pekan pembuka.
Krisis Lini Belakang dan Masa Transisi Aquilani
Pelatih anyar Sassuolo, Alberto Aquilani, menghadapi tantangan besar dalam meracik pertahanan tim. Aquilani, yang menggantikan posisi Fabio Grosso, tidak hanya kehilangan Jay Idzes tetapi juga dua bek lainnya, Sebastian Walukiewicz dan Fali Cande, yang masih menepi akibat cedera.
Basarnas Masih Berupaya Cari 130 Penumpang KM Virgo Transport 8

Pada laga pekan perdana, Sassuolo harus mengakui keunggulan Atalanta dengan skor 2-1. Gol tunggal Neroverdi dicetak oleh Cas Odenthal, sedangkan Atalanta membalas lewat torehan Giacomo Raspadori dan Nikola Krstovic. Kendati kalah, Sassuolo menunjukkan daya serang yang agresif dengan melepaskan total 22 tembakan, delapan di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.
Misi Kebangkitan Torino di Bawah Ignazio Abate
Situasi serupa dialami oleh Torino di bawah asuhan pelatih Ignazio Abate. Il Toro juga menargetkan poin perdana musim ini setelah takluk 1-2 dari AC Milan pada laga pembuka.
Tren Kencan Shrekking, Fenomena Menurunkan Standar Pasangan demi Mengamankan Kendali Hubungan

Meski mengawali musim dengan hasil minor, Torino memegang keunggulan psikologis atas tuan rumah. Dari lima pertemuan terakhir antara kedua klub, Torino mencatatkan rekor tak terkalahkan menghadapi Sassuolo dengan rincian tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Laga di Città del Tricolore ini menjadi panggung adu taktik antara Aquilani dan Abate dalam upaya mengangkat tim masing-masing dari papan bawah klasemen awal musim.






