Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merencanakan kelanjutan proyek LRT Jakarta untuk menyambungkan rute dari kawasan Manggarai menuju Dukuh Atas. Proyek lintas lanjutan ini dipersiapkan guna memperluas jangkauan transportasi publik berbasis rel serta mengoptimalkan integrasi antarmoda di titik-titik pusat mobilitas warga ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa rencana pembangunan trase ini merupakan lanjutan setelah penyelesaian rute LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai.
Rincian Trase LRT Jakarta Manggarai–Dukuh Atas
Jalur sambungan dari Manggarai menuju Dukuh Atas masuk dalam proyek LRT Jakarta Phase 1C. Koridor ini dirancang untuk mempermudah pergerakan penumpang dari kawasan timur dan utara Jakarta langsung ke pusat bisnis Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.
- Panjang lintasan: Sekitar 2,4 kilometer (km).
- Titik awal dan akhir: Stasiun Manggarai menuju simpul transit Dukuh Atas.
- Status rute: Lanjutan dari trase rel eksisting rute Kelapa Gading–Manggarai.
Berdasarkan data pada portal investasi resmi Pemprov DKI Jakarta, pengoperasian rute Phase 1C Manggarai–Dukuh Atas diproyeksikan melayani rata-rata volume penumpang harian hingga 20.554 orang.
Kapal Tenggelam Buat Warga Ngamuk, Batu Melayang-Benda Dibakar di Tunisia

Skema Anggaran dan Kebutuhan Sarana Kereta
Total nilai investasi yang disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk merealisasikan jalur LRT Manggarai hingga Dukuh Atas mencapai Rp2,7 triliun. Anggaran ini mencakup pengadaan sarana perkeretaapian pendukung agar operasional koridor baru dapat berjalan optimal.
Pramono Anung menjelaskan bahwa besaran anggaran tersebut sudah memperhitungkan kebutuhan unit armada. Pemprov DKI mengalokasikan dana untuk pengadaan sekitar 16 train set (rangkaian kereta) baru yang akan melayani lintas tersebut.
Untuk memenuhi kebutuhan pendanaan proyek infrastruktur ini, Pemprov DKI Jakarta telah mengajukan usulan penerbitan obligasi daerah kepada DPRD DKI Jakarta. Sumber pembiayaan dari obligasi daerah tersebut diproyeksikan mendanai pembangunan lanjutan LRT Jakarta ke Dukuh Atas sekaligus proyek pembangunan rumah sakit internasional di area eks lahan Sumber Waras.
Berdasarkan publikasi situs investasi Pemprov DKI Jakarta, kebutuhan estimasi investasi untuk LRT Jakarta Phase 1C tercatat sekitar Rp2,9 triliun. Dari aspek perhitungan finansial, proyek ini memiliki indikator tingkat pengembalian investasi (rate of return) sebesar 12,3%, weighted average cost of capital (WACC) 12,3%, serta periode pengembalian modal (payback period) selama 17 tahun.
Pemerintah Kabupaten Bogor Siapkan Pembangunan Embarkasi Haji dan Umrah di Masjid Raya Nurul Wathon

Titik Integrasi Antarmoda di Kawasan Dukuh Atas
Kawasan Dukuh Atas dirancang sebagai salah satu simpul transit terpadu terbesar di Jakarta. Masuknya LRT Jakarta ke kawasan ini akan menghubungkan jalur rel perkotaan langsung dengan berbagai moda transportasi umum lainnya yang telah beroperasi:
- MRT Jakarta
- KRL Commuter Line
- Kereta Bandara
- LRT Jabodebek
- TransJakarta
Selain itu, rute ini juga akan terhubung langsung dengan gedung Transport Hub yang pengelolaannya berada di bawah PT MRT Jakarta.
Rencana Ekspansi Jalur LRT Jakarta Berikutnya
Selain fokus pada rute Manggarai–Dukuh Atas, Pemprov DKI Jakarta turut menyiapkan rencana pengembangan konektivitas jalur LRT di beberapa koridor strategis lain, meliputi:
- Koridor Velodrome–Stasiun Whoosh: Menghubungkan rute Velodrome di Jakarta Timur ke stasiun kereta cepat.
- Koridor Kelapa Gading–Jakarta International Stadium (JIS): Membuka akses jaringan kereta dari wilayah Kelapa Gading menuju stadion JIS di Jakarta Utara.






