Pemerintah Provinsi Jambi memutuskan untuk meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka bagi jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di wilayah Kota Jambi. Langkah ini diambil menyusul penurunan kualitas udara yang kian mengkhawatirkan akibat paparan kabut asap.
Kondisi udara yang memburuk dinilai berisiko tinggi terhadap kesehatan kelompok rentan, khususnya anak-anak usia dini. Kebijakan peliburan sekolah ini difokuskan pada area yang terdampak langsung oleh penurunan baku mutu udara.
Kebijakan Sekolah di Kota Jambi dan Wilayah Sekitarnya
Penetapan libur sekolah tatap muka saat ini baru diberlakukan untuk tingkat PAUD dan TK di Kota Jambi. Gubernur Jambi Al Haris menerangkan bahwa kebijakan ini tidak diterapkan serentak di seluruh kabupaten/kota karena tingkat keparahan kualitas udara bervariasi di tiap daerah.
Untuk wilayah Kabupaten Muaro Jambi, pemerintah daerah masih memantau perkembangan situasi lingkungan. Evaluasi terhadap angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) akan dilakukan kembali sebelum menetapkan aturan pembelajaran untuk hari Rabu mendatang.
Pemerintah Klaim Karhutla di 4 Provinsi Sumatra Mulai Terkendali

Pantauan Angka ISPU di Kota Jambi dan Muaro Jambi
Pencemaran udara di Kota Jambi sempat menembus angka di atas 200, yang menjadi salah satu pertimbangan utama diambilnya kebijakan pembatasan aktivitas luar ruangan bagi anak-anak.
Berdasarkan data pemantauan pada Senin (24/8):
- Kota Jambi: Pada pukul 09.12 WIB, parameter ISPU PM2.5 tercatat berada di angka 207 (kategori sangat tidak sehat). Angka ini kemudian mengalami penurunan menjadi 171 (kategori tidak sehat) pada pukul 21.56 WIB.
- Kabupaten Muaro Jambi: Pada pagi hari, angka ISPU sempat menyentuh level 314 (kategori berbahaya). Pada pantauan pukul 21.56 WIB, angkanya turun ke 289 (kategori sangat tidak sehat).
Penyebab dan Distribusi Asap Lintas Provinsi
Kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Jambi dan bagian timur Jambi tidak hanya bersumber dari kebakaran lahan di dalam daerah. Berdasarkan analisis citra satelit Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jambi, terjadi pergerakan asap kiriman dari provinsi tetangga.
Prakirawan BMKG Jambi M Randy Herdyansyah menjelaskan bahwa wilayah Jambi menerima distribusi asap dari Sumatera Selatan dan Lampung. Pola angin yang berhembus dari arah tenggara hingga selatan mendorong kepulan asap bergerak menuju arah barat laut hingga utara. Pergerakan angin ini bahkan membawa sebagian sebaran asap dari Jambi hingga melintasi sejumlah wilayah di Provinsi Riau.
Rial Iran Anjlok ke Rekor Terendah, Tembus IRR 2 Juta per Dolar AS

Data Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Jambi
Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, total luas lahan yang terbakar sepanjang 1 Januari hingga 19 Agustus 2026 mencapai 658,29 hektare.
Berikut rincian sebaran luasan kebakaran lahan di berbagai kabupaten/kota di Jambi:
- Muaro Jambi: 264,78 hektare
- Sarolangun: 143,61 hektare
- Batanghari: 95,35 hektare
- Tanjung Jabung Barat: 58,10 hektare
- Tebo: 39,26 hektare
- Tanjung Jabung Timur: 32,71 hektare
- Bungo: 14,00 hektare
- Merangin: 10,30 hektare
Dengan Muaro Jambi sebagai wilayah dengan area kebakaran terluas, pemantauan kualitas udara terus diperketat sembari menunggu evaluasi teknis penanganan kabut asap dan kebijakan operasional sekolah selanjutnya.






