Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan pembangunan fasilitas embarkasi haji dan umrah terpadu di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, Jawa Barat. Pembangunan gedung representatif ini dirancang mengusung konsep arsitektur yang menyerupai Zamzam Tower guna mendukung operasional keberangkatan jemaah ke Tanah Suci.
Proyek fasilitas keberangkatan haji dan umrah tersebut dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2027 dengan nilai pagu sebesar Rp 142 miliar. Pembangunan ini menjadi langkah strategis bagi wilayah yang memiliki basis jemaah haji dalam jumlah besar di tingkat nasional.
Mengenal Latar Belakang Kebutuhan Embarkasi di Kabupaten Bogor
Kabupaten Bogor tercatat memiliki jumlah penduduk lebih dari 5,6 juta jiwa. Populasi yang tinggi ini menjadikan Kabupaten Bogor sebagai daerah yang selalu memperoleh alokasi kuota haji terbesar di Indonesia pada setiap musim penyelenggaraan haji. Sebagai gambaran, kuota keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Bogor pada tahun ini mencapai 3.450 anggota jemaah.
Melalui kehadiran gedung embarkasi mandiri di kawasan Cibinong, proses mobilisasi jemaah akan menjadi jauh lebih ringkas. Keberadaan sarana ini ditujukan agar para calon jemaah haji asal Kabupaten Bogor tidak perlu lagi menempuh rute singgah di Embarkasi Haji Pondok Gede sebelum menuju bandara keberangkatan.
Memahami Alasan Penyesuaian Jadwal dan Tahapan Proyek
Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, bangunan embarkasi haji dan umrah tersebut direncanakan memiliki struktur setinggi tujuh lantai. Proyek ini sebelumnya sempat dirancang untuk dibangun pada tahun anggaran berjalan, namun pelaksanaannya dialihkan ke tahun berikutnya.
Kapal Tenggelam Buat Warga Ngamuk, Batu Melayang-Benda Dibakar di Tunisia

Penundaan pelaksanaan tersebut diputuskan karena pertimbangan sisa waktu pengerjaan dan proses administrasi lelang yang hanya tersisa sekitar enam bulan. Waktu tersebut dinilai tidak mencukupi untuk menyelesaikan tahapan konstruksi fasilitas gedung secara optimal.
Adapun tahapan pelaksanaan proyek embarkasi ini direncanakan berlangsung melalui tahapan berikut:
1. Pelaksanaan Proses Lelang Proyek Proses tender atau lelang pengadaan pekerjaan fisik bangunan embarkasi dijadwalkan terlaksana pada Desember 2026.
1. Pelaksanaan Konstruksi Fisik Bangunan Pekerjaan konstruksi gedung tujuh lantai tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada awal tahun 2027 menggunakan pembiayaan APBD Kabupaten Bogor TA 2027.
Pramono Siapkan Rp2,7 T Bangun LRT Jakarta Manggarai Tembus Dukuh Atas

Memanfaatkan Integrasi Fasilitas di Kawasan Masjid Raya Nurul Wathon
Gedung embarkasi haji dan umrah ini dibangun berdampingan dan terintegrasi langsung dengan kawasan Masjid Raya Nurul Wathon di kawasan Pakansari, Cibinong. Masjid agung ini dibangun di atas lahan seluas 2,6 hektare dengan sokongan pembiayaan APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 112 miliar.
Kawasan peribadatan terpadu ini dilengkapi berbagai sarana penunjang kegiatan keagamaan dan bimbingan ibadah, antara lain:
- Menara Tauhid: Bangunan menara setinggi 99 meter yang menjadi simbol utama kawasan peribadatan di Cibinong.
- Miniatur Kakbah: Sarana peragaan manasik haji dan umrah yang memudahkan para calon jemaah dalam mempraktikkan rukun-rukun ibadah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
- Ornamen Tematik: Rangkaian ornamen yang berkaitan dengan Kakbah untuk memperkuat atmosfer ibadah di area manasik kawasan Pakansari.
Integrasi antara fasilitas manasik, masjid raya, serta gedung embarkasi tujuh lantai ini disiapkan Pemerintah Kabupaten Bogor guna menghadirkan pelayanan satu atap bagi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di daerah.






