Peralihan ke kendaraan listrik komersial kini menjadi sorotan utama di kalangan pelaku industri tanah air. Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), Mochammad Yana Aditya, memaparkan potensi penghematan besar ini saat berbicara dalam program Prime News CNN Indonesia TV pada Selasa (4/8). Menurut penjelasan Yana, penggunaan armada listrik seperti bus dan truk mampu memangkas pengeluaran operasional perusahaan hingga mencapai 40 persen dibandingkan dengan menggunakan armada bermesin konvensional. Langkah efisiensi ini diproyeksikan dapat mengubah peta kekuatan finansial sektor industri yang sangat bergantung pada mobilitas armada angkutan.
Daya tarik utama dari pemangkasan biaya operasional ini menyasar langsung pada sektor-sektor produktif dengan mobilitas tinggi. Pelaku usaha di bidang logistik, perkebunan, hingga pertambangan kini mulai melirik armada ramah lingkungan sebagai solusi menekan pengeluaran. Dengan menurunnya biaya harian armada, margin keuntungan para pengusaha dapat terdongkrak secara langsung. Selain memberikan keuntungan bagi masing-masing perusahaan, adopsi kendaraan listrik komersial secara massal di berbagai wilayah Indonesia juga berpotensi menekan biaya logistik nasional yang selama ini dinilai masih cukup tinggi.








