berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Langkah Polisi Mengungkap Kasus Mutilasi di Depok yang Bermula dari Media Sosial

Ance RundenganDiterbitkan 5 Agu 2026 - 16.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Langkah Polisi Mengungkap Kasus Mutilasi di Depok yang Bermula dari Media Sosial
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pihak kepolisian bergerak cepat dalam mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menimpa seorang pria paruh baya bernama Kunaefi (51). Pelaku yang diketahui bernama Saepul (26) berhasil ditangkap oleh jajaran kepolisian di wilayah Pandeglang, Banten, pada Rabu pagi, 5 Agustus 2026. Penangkapan ini menjadi titik terang setelah sebelumnya warga di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, digegerkan oleh penemuan jasad manusia dalam kondisi mengenaskan tanpa kaki di sebuah lahan kosong.

Kombes Budi Hermanto selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa pelaku kini telah diamankan oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Proses penyidikan lebih lanjut tengah berjalan untuk mendalami seluruh motif dan detail tindakan keji tersebut. Pengungkapan ini sekaligus menguak fakta bahwa pelaku dan korban ternyata saling mengenal melalui platform media sosial sebelum peristiwa berdarah itu terjadi.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Bagaimana peristiwa tragis ini bermula dan bagaimana polisi akhirnya bisa mengendus keberadaan pelaku? Berikut adalah tahapan kronologi serta proses pengungkapan kasus mutilasi di Depok yang dihimpun dari keterangan pihak kepolisian.

Pertemuan Pertama yang Berujung Maut di Cipayung

Hubungan antara Saepul dan Kunaefi berawal dari interaksi di dunia maya. Setelah saling mengenal lewat media sosial, keduanya sepakat untuk mengadakan pertemuan secara langsung. Pertemuan tersebut disepakati berlangsung di sebuah rumah kontrakan yang terletak di wilayah Cipayung pada tanggal 23 Juli 2026.

Namun, pertemuan tatap muka yang seharusnya biasa saja itu justru berubah menjadi malapetaka. Di dalam rumah kontrakan tersebut, terjadi perselisihan atau cekcok mulut antara Saepul dan Kunaefi. Situasi yang memanas membuat Saepul gelap mata. Ia mengambil sebilah pisau, lalu menusuk bagian perut korban dan menggorok leher Kunaefi hingga korban meninggal dunia.

Proses Mutilasi dan Upaya Menghilangkan Jejak

Baca Juga

Kasus Mutilasi Depok, Penemuan Jasad Tanpa Kaki hingga Penangkapan Terduga Pelaku di Banten

Kasus Mutilasi Depok, Penemuan Jasad Tanpa Kaki hingga Penangkapan Terduga Pelaku di Banten

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, Saepul berupaya keras untuk menyembunyikan tindak pidana yang dilakukannya. Pelaku kemudian memutilasi tubuh Kunaefi menjadi beberapa bagian. Proses mutilasi ini dilakukan pada bagian pangkal paha korban.

Untuk mempermudah pembuangan, Saepul membungkus bagian tubuh utama korban menggunakan plastik hitam dan memasukkannya ke dalam sebuah karung. Jasad yang terbungkus rapi ini kemudian dibuang oleh pelaku di kawasan Tanah Merah. Sementara itu, untuk mempersulit penyelidikan kepolisian, potongan kedua kaki korban dipisahkan dan dibuang ke aliran sungai yang berada di wilayah Pitara, Pancoran Mas.

Tidak hanya sampai di situ, Saepul juga membawa kabur sepeda motor milik Kunaefi. Kendaraan roda dua tersebut dibawa lari ke daerah Panimbang, Pandeglang, Banten, untuk kemudian dijual oleh pelaku guna mendapatkan uang.

Penemuan Jasad Tanpa Kaki oleh Warga Pancoran Mas

Upaya pelaku untuk menyembunyikan jasad korban mulai terkuak secara tidak sengaja oleh warga sekitar. Kronologi penemuan ini berawal pada hari Jumat, 24 Juli 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang saksi bernama Herni melihat keberadaan sebuah karung misterius di sebuah lahan kosong di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok.

Pada saat itu, Herni sama sekali tidak menaruh curiga bahwa di dalam karung tersebut terdapat jasad manusia. Ia mengira karung tersebut hanya berisi tumpukan sampah biasa. Herni kemudian memberitahukan keberadaan karung itu kepada adiknya yang bernama Muhammad Rizkywan.

Baca Juga

KPK Ajukan Banding atas Vonis Dua Tahun Penjara Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid

KPK Ajukan Banding atas Vonis Dua Tahun Penjara Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid

Karung tersebut dibiarkan begitu saja selama beberapa hari di lahan kosong tersebut. Hingga akhirnya pada hari Selasa, 4 Agustus 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, Muhammad Rizkywan berinisiatif untuk membersihkan lokasi dengan cara membakar karung yang diduga berisi sampah tersebut.

Saat api mulai membakar dan membuat sebagian karung plastik tersebut meleleh, Rizkywan terkejut melihat adanya bagian tubuh manusia di dalam karung. Menyadari hal tersebut, ia segera menghentikan tindakannya dan langsung melaporkan temuan mengerikan itu kepada petugas Bhabinkamtibmas setempat. Penemuan jasad tanpa kaki inilah yang menjadi awal penyelidikan intensif kepolisian.

Pengejaran dan Penangkapan Pelaku di Banten

Berbekal laporan warga dan identifikasi awal jasad korban, tim kepolisian langsung melakukan pelacakan terhadap keberadaan pelaku. Kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan terbakar sebagian, polisi berhasil mendeteksi posisi Saepul yang melarikan diri ke wilayah Banten.

Pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 04.15 WIB, tim gabungan polisi berhasil meringkus Saepul di wilayah Pandeglang, Banten. Penangkapan dilakukan saat pelaku tengah berupaya melarikan diri dari kejaran petugas. Bersama penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan informasi terkait sepeda motor korban yang telah dijual di daerah Panimbang.

Kini, Saepul harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Pihak Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih melakukan pemeriksaan mendalam untuk menggali keterangan lebih rinci mengenai motif perselisihan yang memicu pembunuhan berdarah ini serta memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai prosedur.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaKriminalMutilasi Depok

Berita Terbaru Lainnya

Kasus Mutilasi Depok, Penemuan Jasad Tanpa Kaki hingga Penangkapan Terduga Pelaku di BantenKPK Ajukan Banding atas Vonis Dua Tahun Penjara Gubernur Riau Nonaktif Abdul WahidMabes TNI Tanggapi Dugaan Penganiayaan Anggota Polri di Asrama Polisi PalmerahGempa Magnitudo 6,4 Guncang Wilayah Pulau Karatung Sulawesi UtaraKronologi Penemuan Mayat dalam Karung di Depok hingga Penangkapan Pelaku MutilasiPotensi Penghematan Biaya Operasional dengan Kendaraan Listrik Komersial VKTRBea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Terminal 2 Kedatangan Bandara Internasional JuandaTransaksi Kripto Tembus Rp 28 Triliun, Perhatikan Langkah Ini Sebelum Berinvestasi

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap