Peristiwa tektonik signifikan kembali terjadi di wilayah Indonesia bagian utara. Pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang kawasan sekitar Pulau Karatung, Sulawesi Utara. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa aktivitas seismik ini terjadi pada siang hari, tepatnya pukul 11.14 WIB atau secara presisi pada pukul 11:14:04 WIB. Guncangan dengan kekuatan yang cukup signifikan ini memicu perhatian masyarakat luas, terutama terkait dengan dampak getaran serta potensi bahaya ikutan yang mungkin ditimbulkan di wilayah pesisir kepulauan tersebut.
Di mana lokasi persis pusat gempa bumi ini berada?
Berdasarkan data koordinat resmi yang dirilis oleh BMKG, pusat gempa bumi ini terdeteksi berada pada garis lintang dan bujur 5,60 Lintang Utara (LU) serta 125,27 Bujur Timur (BT). Titik koordinat tersebut menunjukkan bahwa episenter gempa berlokasi di wilayah perairan laut, tepatnya berjarak sekitar 221 kilometer di sebelah barat laut dari Pulau Karatung, Sulawesi Utara. Lokasi episenter yang berada ratusan kilometer dari daratan utama Pulau Karatung ini menjadi faktor krusial yang memengaruhi intensitas guncangan yang dirasakan oleh penduduk di pulau terdekat.








