Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah titik penyekatan di kawasan perbatasan menuju Jakarta menjelang pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). Langkah ini dilakukan untuk mencegah pergerakan suporter Persib Bandung yang hendak menuju ibu kota.
Titik penyekatan tersebut tersebar di beberapa wilayah perbatasan, yaitu di Tangerang Kota yang berbatasan dengan wilayah Banten, Karawang yang berbatasan dengan wilayah Bekasi, serta Bogor yang berbatasan dengan wilayah Depok. Penjagaan di titik-titik tersebut difokuskan untuk mengantisipasi kehadiran suporter tamu ke area stadion.
Penegakan Regulasi dan Izin Pertandingan
Penyekatan ini sejalan dengan izin keramaian yang diterbitkan oleh Mabes Polri atas rekomendasi dari Polda Metro Jaya serta komitmen Gubernur DKI Jakarta. Merujuk pada regulasi FIFA, suporter Persib Bandung dilarang untuk hadir secara langsung di SUGBK. Ketentuan ini juga berlaku timbal balik, di mana The Jakmania nantinya dilarang untuk hadir ke Bandung ketika pertandingan digelar di markas Persib.
2 Penembak ASN di Papua Diduga Pernah Terlibat Kasus Pilot Susi Air

Manajemen Persija Jakarta turut mengeluarkan pernyataan resmi terkait larangan tersebut. Melalui keterangannya, Persija menegaskan bahwa seluruh suporter Persib Bandung dilarang hadir dan memasuki Stadion Utama Gelora Bung Karno pada laga yang berlangsung Sabtu, 12 September 2026.
Kembalinya Laga Klasik ke Jakarta
Pertandingan pekan kedua Super League 2026/2027 ini menjadi momen pertama Persija kembali menjamu Persib di Jakarta setelah tujuh tahun. Pada musim-musim sebelumnya, Persija selalu menggelar laga kandang melawan Persib di luar Jakarta, seperti di Bekasi, Solo, dan bahkan di Samarinda pada musim lalu.
Pada laga kandang kali ini, lebih dari 60 ribu pendukung The Jakmania diyakini bakal hadir meramaikan SUGBK.
Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu, KRL Sempat Setop Operasional

Menjelang pertandingan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin Apel Jaga Jakarta bersama Jakmania di Gelora Bung Karno pada Jumat (11/9/2026). Dalam kesempatan itu, Pramono meminta para suporter untuk membatasi rivalitas hanya di dalam lapangan sepak bola.
Pramono menegaskan bahwa persaingan atau rivalitas antara Persija dan Persib Bandung merupakan rivalitas dalam koridor olahraga sepak bola semata. Oleh karena itu, ia secara khusus meminta agar tensi dan rivalitas tersebut tidak diperpanjang ke tempat lain, termasuk di media sosial.






