Operasional perjalanan kereta Commuter Line sempat diberhentikan sementara menyusul terjadinya gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,9 di wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Penghentian sementara operasional KRL tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan rel pascagempa.
Berdasarkan keterangan KAI Commuter melalui akun X resmi @CommuterLine, gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 04.23 WIB di Kepulauan Seribu. Menyikapi kejadian tersebut, perjalanan kereta Commuter Line langsung dihentikan sementara waktu guna memberi kesempatan petugas melakukan pemeriksaan dan pengecekan jalur rel secara menyeluruh.
Sikap KAI Commuter soal Viral Ibu Hirup Kamper di Gerbong Kereta

KAI Commuter menyatakan proses pengecekan jalur pascagempa telah selesai dilakukan pada pukul 05.26 WIB. Setelah pemeriksaan jalur tuntas dan dinyatakan aman, perjalanan Commuter Line untuk sejumlah lintas mulai kembali dijalankan.
Operasional Commuter Line lintas Bogor, Cikarang, Rangkasbitung, dan Tanjung Priok telah kembali beroperasi normal. Di sisi lain, Commuter Line lintas Tangerang yang sempat masih menjalani proses pengecekan jalur juga telah dinyatakan dibuka kembali beberapa menit setelah lintas lainnya.
Kejagung Sita Uang Rp5 Miliar dari Ferry Boboho Terkait Kasus Febrie

Meski jalur telah dibuka kembali, KAI Commuter menyampaikan bahwa sempat terjadi keterlambatan pada perjalanan kereta api. Keterlambatan tersebut terjadi karena operasional kereta di lapangan masih berada dalam tahap proses penguraian kepadatan lalu lintas di lintas perjalanan.






