Aparat keamanan memperketat penjagaan dan menambah kekuatan personel di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, menyusul insiden penembakan yang menewaskan tiga aparatur sipil negara (ASN). Langkah pengamanan tersebut dilakukan seiring teridentifikasinya para pelaku yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2026 mengidentifikasi dua orang berinisial PN dan KT sebagai terduga pelaku penembakan. Keduanya teridentifikasi setelah sempat melakukan panggilan video (video call) dengan pihak keluarga salah satu korban, Willi Mbuik. PN dan KT diketahui merupakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama yang berada di bawah pimpinan Egianus Kogoya.
Berdasarkan catatan kepolisian, PN dan KT memiliki rekam jejak aksi kekerasan bersenjata sebelum penyerangan terhadap rombongan ASN ini. Keduanya diduga terlibat dalam penyanderaan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, di Kabupaten Nduga pada 7 Februari 2023, sebelum sang pilot akhirnya dibebaskan pada 21 September 2024. Selain itu, mereka juga diduga terlibat dalam aksi penembakan pada perhelatan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Jayawijaya pada 8 Agustus 2026 yang melukai dua warga sipil.
Sikap KAI Commuter soal Viral Ibu Hirup Kamper di Gerbong Kereta

Kronologi Penghadangan dan Pemulangan Jenazah Korban
Peristiwa penyerangan bermula saat rombongan korban dalam perjalanan kembali menuju Wamena setelah menjalankan tugas kedinasan terkait program bantuan pertanian dan peternakan. Kendaraan yang mereka tumpangi dihadang oleh kelompok bersenjata, lalu ketiga korban diperintahkan turun dan digiring ke bagian belakang kendaraan.
Tak lama berselang, terdengar tiga kali letusan senjata api. Para pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian dengan membawa dua pucuk senjata api laras panjang serta sejumlah parang.
Kejagung Sita Uang Rp5 Miliar dari Ferry Boboho Terkait Kasus Febrie

Insiden tersebut merenggut nyawa tiga petugas dinas, yakni Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya Aprida Rapi, dokter hewan Dinas Kesehatan Jayawijaya Alfonsius Albinus Mehan, serta calon pegawai negeri sipil (CPNS) Dinas Pertanian Jayawijaya Willi Mbuik.
Seluruh jenazah korban telah dipulangkan ke daerah masing-masing untuk dimakamkan. Satu jenazah diterbangkan pada Kamis (10/9/2026), disusul dua jenazah lainnya yang dipulangkan pada Jumat (11/9/2026). Satgas Damai Cartenz kini memusatkan operasi pengejaran terhadap kelompok bersenjata tersebut guna mengantisipasi gangguan keamanan lanjutan di wilayah Jayawijaya.






