berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Energi

Pengolahan Sampah Menjadi Energi Bersih dan Ekosistem Hidrogen di Jawa Barat

Bambang SetiawanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 02.45 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pengolahan Sampah Menjadi Energi Bersih dan Ekosistem Hidrogen di Jawa Barat
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Upaya transisi energi dan penyelesaian persoalan lingkungan di Indonesia terus didorong melalui berbagai kolaborasi strategis. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama antara PT Pertamina (Persero) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kesepakatan ini berfokus pada pemanfaatan sampah untuk diolah menjadi hidrogen rendah karbon, biomethane, dan biofuel. Kerja sama tersebut dirancang untuk membangun ekosistem hidrogen yang terintegrasi, sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
dan memberikan solusi atas permasalahan penumpukan limbah di wilayah Jawa Barat. Ruang lingkup kesepakatan ini juga mencakup pengembangan energi baru dan terbarukan, pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, serta upaya pemberdayaan masyarakat sekitar.

Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero), Emma Sri Martini, menyampaikan bahwa salah satu fokus utama dari kolaborasi ini adalah pemanfaatan gas metana yang berasal dari tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. Dalam pelaksanaannya, biogas yang dihasilkan dari limbah tersebut akan melalui proses purifikasi untuk diubah menjadi biomethane. Setelah itu, biomethane akan diproses lebih lanjut hingga menghasilkan hidrogen rendah karbon. Langkah ini merupakan bagian integral dari pengembangan ekosistem pengolahan sampah menjadi energi, yang diharapkan mampu memberikan nilai tambah dari limbah domestik yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Pengembangan proyek energi dari limbah ini merupakan bentuk sinergi di dalam Pertamina Group guna menciptakan rantai nilai energi bersih yang terintegrasi, mulai dari sektor hulu hingga hilir. Program strategis ini akan dieksekusi secara bersama-sama oleh Subholding Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) dan Subholding Gas. Kedua entitas tersebut akan membagi peran dan tanggung jawab yang mencakup penyediaan bahan baku, proses pengolahan, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga tahap distribusi dan komersialisasi produk energi yang dihasilkan. Untuk mempercepat pengembangan teknologi energi rendah karbon, kolaborasi ini turut merangkul mitra internasional, termasuk perusahaan Hyundai yang berasal dari Korea Selatan. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi proyek percontohan ekosistem hidrogen di Indonesia yang nantinya dapat direplikasi di berbagai daerah lain.

Baca Juga

Rincian Penyesuaian Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026

Rincian Penyesuaian Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026

Selain pengembangan hidrogen dan biomethane, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memperluas infrastruktur energi bersih melalui pelaksanaan peletakan batu pertama atau groundbreaking Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Proyek berskala besar ini berlokasi di kawasan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka. Fasilitas PSEL tersebut dirancang dengan kapasitas yang mumpuni, yakni mampu mengolah sekitar 2.000 ton sampah per hari. Dari proses pengolahan ribuan ton limbah harian tersebut, fasilitas ini ditargetkan mampu menghasilkan energi listrik dengan kapasitas mencapai sekitar 40 MW. Kehadiran fasilitas di Legok Nangka ini juga diproyeksikan dapat mengurangi beban TPA Sarimukti yang selama ini menjadi lokasi utama pengelolaan limbah untuk kawasan Bandung Raya.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyoroti bahwa pembangunan PSEL Legok Nangka merupakan wujud nyata dari upaya pemerintah dalam mempercepat penyediaan energi bersih sekaligus menuntaskan persoalan limbah perkotaan. Dengan beroperasinya fasilitas ini di masa depan, diharapkan akan tercipta kondisi lingkungan yang lebih baik dan berdampak positif pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat luas. Proyek pengolahan energi ini juga dirancang untuk mendorong penerapan ekonomi sirkular secara konsisten, di mana material sisa yang berpotensi merusak lingkungan dapat diubah menjadi sumber energi dan bahan bakar terbarukan yang bernilai guna tinggi.

Baca Juga

Harga BBM Nonsubsidi Pertamax Turun per 1 Agustus 2026, Berikut Rincian dan Ketentuannya

Harga BBM Nonsubsidi Pertamax Turun per 1 Agustus 2026, Berikut Rincian dan Ketentuannya

Berdasarkan rencana kerja yang telah disusun, fasilitas PSEL di kawasan Legok Nangka ditargetkan untuk mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2029 mendatang. Selama masa pembangunan hingga operasionalnya nanti, proyek ini diperkirakan mampu menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja, yang tentunya akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pembangunan PSEL Legok Nangka akan semakin memperkuat posisi Jawa Barat sebagai salah satu pusat pengembangan energi bersih utama di Indonesia. Ke depannya, pengembangan fasilitas serupa direncanakan akan diperluas ke sejumlah kawasan lain di Jawa Barat agar pengelolaan limbah dapat ditangani secara lebih optimal dan pasokan energi bersih terus meningkat.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jawa BaratPengolahan SampahPertaminaEnergi BersihHidrogen

Berita Terbaru Lainnya

Langkah Mudah Memanfaatkan Program Perumahan dan Fasilitas Bebas Pajak di Kota MalangGubernur Bobby Nasution Hadiahi Caroline Nababan Rumah dan Beasiswa Atas Prestasi Medali Emas Olimpiade AsiaAlasan Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jakarta dan SurabayaSyarat dan Proses Adopsi Bayi Terlantar di Trenggalek Melalui UPT PPSABMenyaksikan Laga Pramusim Aston Villa Melawan Indonesia All Stars di Stadion Utama Gelora Bung KarnoRincian Penyesuaian Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026Cara Mengelola Anggaran Daerah di Tengah Penyesuaian TKD dan Menanti Dana TambahanKetangguhan Rover Curiosity NASA Menjelajahi Mars Selama Hampir 14 Tahun

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap