berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Bantuan Sosial

Penerima Bansos Bertambah 4,3 Juta Keluarga

Bambang SetiawanDiterbitkan 13 Sep 2026 - 05.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penerima Bansos Bertambah 4,3 Juta Keluarga
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Daftar penerima bantuan sosial (bansos) bertambah sebanyak 4,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penambahan penerima baru ini terjadi setelah Kementerian Sosial menerapkan basis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam penyaluran program perlindungan sosial.

Andy Kurniawan menyampaikan bahwa pemutakhiran DTSEN dilakukan guna merespons perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat serta menyelesaikan beragam ketidaksesuaian data yang ada di lapangan. Keterangan tersebut ia sampaikan dalam Diskusi Metodologi Penentuan Desil dan Pengukuran Kemiskinan di Indonesia yang digelar di Politeknik Statistika STIS, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Melalui penetapan desil berbasis data tunggal ini, masyarakat yang sebelumnya tidak tercatat dan belum terjangkau bantuan sosial kini dapat masuk ke dalam daftar penerima.

Integrasi Sumber Data dan Penentuan Desil

Prof. Setia Pramana menjelaskan bahwa DTSEN dibangun dengan mengintegrasikan beberapa sumber data pemerintah, antara lain Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Baca Juga

Panel Surya RI Masuk Pasar AS Digetok Tarif Tinggi hingga 173%!

Panel Surya RI Masuk Pasar AS Digetok Tarif Tinggi hingga 173%!

Menurut Setia, pembaruan data harus terus berjalan karena dinamika kependudukan terus berubah dari waktu ke waktu, seperti adanya perpindahan domisili maupun warga yang meninggal dunia.

Dalam proses penentuan desil, Badan Pusat Statistik (BPS) menyusun pemeringkatan kesejahteraan berdasarkan karakteristik sosial ekonomi rumah tangga, bukan semata-mata mengacu pada pendapatan. Pendekatan ini diambil karena informasi pendapatan atau pengeluaran langsung tidak tersedia secara merata untuk seluruh rumah tangga di Indonesia.

Untuk mengatasi kendala data tersebut, BPS memanfaatkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang memuat rincian pengeluaran rumah tangga. Data tersebut digunakan untuk membangun model estimasi bagi rumah tangga lain dengan pendekatan Proxy Means Test (PMT) serta metode machine learning.

Baca Juga

Franky Widjaja Mundur dari Posisi Presiden Komisaris Dian Swastatika Sentosa (DSSA)

Franky Widjaja Mundur dari Posisi Presiden Komisaris Dian Swastatika Sentosa (DSSA)

Model estimasi tersebut dibangun secara spesifik di tiap-tiap kabupaten/kota guna mempertimbangkan perbedaan karakteristik antarwilayah. Hasil pemodelan per daerah ini kemudian diakumulasikan untuk membentuk peringkat kondisi sosial ekonomi di tingkat nasional yang menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan prioritas penerima bantuan sosial.

Dalam forum diskusi yang sama, Media Askar dari Center of Economic and Law Studies (Celios) turut memberikan sejumlah masukan konstruktif kepada pemerintah untuk menyempurnakan metodologi pengukuran, mekanisme desil, serta pengelolaan DTSEN ke depan.

Sumber: Detik

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KemensosbansosDTSENBPS

Berita Terbaru Lainnya

Polisi Bongkar Sindikat Peredaran Sabu Pakai Senpi di Paluta, 4 Orang DitangkapBMKG Catat 14.993 Gempa Susulan Guncang Flores Sejak 15 AgustusPanel Surya RI Masuk Pasar AS Digetok Tarif Tinggi hingga 173%!Franky Widjaja Mundur dari Posisi Presiden Komisaris Dian Swastatika Sentosa (DSSA)Polisi Ungkap Motif 3 Tersangka Keroyok Bambang Setiawan hingga TewasKemenhut Bentuk Timsus Selidiki Dugaan Pidana Kebakaran BromoIHSG Melemah 1,43%, Kapitalisasi Pasar Bursa RI Susut Jadi Rp 11.446 TSertifikasi Pajak CTT Jadi Nilai Tambah Fresh Graduate Masuk Dunia Kerja

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap