Struktur kepemimpinan anak usaha Sinar Mas Group, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), resmi mengalami perubahan. Konglomerat Franky Oesman Widjaja memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Komisaris perseroan.
Keputusan pengunduran diri tersebut disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Kamis (10/9/2026). Dalam forum tersebut, sebanyak 147.599.515.567 saham atau sekitar 99,9% dari total hak suara pemegang saham DSSA menyetujui langkah pengunduran diri Franky Oesman Widjaja. Dengan adanya persetujuan tersebut, perseroan secara resmi membebaskan Franky dari tanggung jawab atas tindakan pengawasan yang dijalankan selama masa jabatannya.
Kendati tidak lagi memegang posisi struktural di jajaran dewan komisaris, Franky Widjaja masih tetap tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau beneficial owner dari DSSA. Sementara itu, posisi pengendali utama perseroan masih dipegang oleh PT Sinar Mas Tunggal dengan kepemilikan sebanyak 115.388.080.000 saham, yang merepresentasikan 59,90% dari total hak suara di emiten yang bergerak di sektor energi, pertambangan, dan infrastruktur digital tersebut.
Panel Surya RI Masuk Pasar AS Digetok Tarif Tinggi hingga 173%!

Perombakan Dewan Komisaris dan Direksi
Selain menyetujui mundurnya Franky Oesman Widjaja, RUPSLB juga mengesahkan pengunduran diri David Fernando Audy dari posisinya semula sebagai Direktur DSSA. Pemegang saham kemudian menetapkan pengangkatan David Fernando Audy untuk mengisi posisi baru sebagai Presiden Komisaris perseroan menggantikan Franky.
Dengan perombakan tersebut, susunan Dewan Komisaris PT Dian Swastatika Sentosa Tbk saat ini terdiri dari David Fernando Audy sebagai Presiden Komisaris, Handhianto Suryo Kentjono sebagai Komisaris, serta empat Komisaris Independen yaitu Evita Herawati Legowo, Robert Arthur Simanjuntak, F.X. Sutijastoto, dan Hendrikus Passagi.
Penerima Bansos Bertambah 4,3 Juta Keluarga

Sementara itu, susunan Direksi DSSA dipimpin oleh Lay Krisnan Cahya sebagai Presiden Direktur, didampingi dua Wakil Presiden Direktur yakni Lokita Prasetya dan Marlo Budiman. Jajaran direksi juga diperkuat oleh empat orang Direktur lainnya, yaitu Hermawan Tarjono, Daniel Cahya, Alex Sutanto, serta Mona Angelique Susanto.






