berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Pencarian Bocah Hilang di Tangsel, Kronologi, Upaya Keluarga, dan Imbauan Polisi

Ance RundenganDiterbitkan 4 Agu 2026 - 17.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pencarian Bocah Hilang di Tangsel, Kronologi, Upaya Keluarga, dan Imbauan Polisi
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Suara tangis Nurjanah memecah ketenangan di sekitar pos polisi wilayah Graha Bunga, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, pada Senin (3/8) petang. Perempuan asal Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang tersebut nekat berjalan kaki sejauh kurang lebih 7 kilometer demi meminta bantuan kepolisian. Langkah darurat ini diambil Nurjanah setelah putra kandungnya yang berusia 10 tahun, Ario Pratama Danianto, tak kunjung kembali ke rumah sejak berpamitan jajan pada Minggu (2/8) siang.

Mengapa ibu korban berjalan kaki hingga ke wilayah Pondok Aren?

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur
Nurjanah yang dilanda kecemasan mendalam terus berusaha mencari keberadaan putranya seorang diri tanpa kenal lelah. Setelah pencarian mandiri selama lebih dari satu hari tidak membuahkan hasil, rasa panik membawa langkah kakinya menyusuri jalanan dari permukimannya di Kunciran hingga akhirnya sampai di pos polisi Graha Bunga. Warga yang melihat kondisi sang ibu yang menangis histeris di kawasan Pondok Aren kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada aparat kepolisian. Petugas merespons laporan warga dengan segera mendatangi lokasi Nurjanah guna mendampingi serta membawanya untuk memproses laporan kehilangan secara resmi.

Bagaimana kronologi awal sebelum Ario Pratama Danianto dilaporkan hilang?

Peristiwa bermula pada Minggu (2/8) siang ketika Ario meminta izin kepada ibunya untuk membeli makanan ringan di warung dekat rumah mereka. Sebelum Ario melangkah keluar, Nurjanah sempat berpesan agar anaknya tidak bermain terlalu lama karena sang ayah akan segera pulang. Beberapa saat kemudian, bocah tersebut sempat kembali ke rumah dan mengabarkan bahwa warung langganannya belum buka karena pemiliknya masih bersiap-siap.

Baca Juga

Penyelesaian Kasus Rokok Ilegal di Jambi Melalui Denda Ultimum Remedium

Penyelesaian Kasus Rokok Ilegal di Jambi Melalui Denda Ultimum Remedium

Situasi berubah saat Nurjanah harus masuk ke dalam rumah guna membuatkan susu untuk adik Ario yang sedang sakit. Pada momen tersebut, Ario kembali pergi tanpa sepengetahuan ibunya. Ketika Nurjanah selesai meracik susu dan memanggil nama putranya, Ario sudah tidak terlihat di halaman depan rumah. Sepeda yang biasa dikendarai oleh bocah berusia 10 tahun itu juga tidak ada di tempatnya.

Upaya apa saja yang telah dilakukan oleh pihak keluarga sebelum melapor ke polisi?

Sebelum mendatangi pos kepolisian, Nurjanah bersama suaminya telah menyisir berbagai lokasi. Pasangan suami istri ini mengelilingi kawasan lingkungan tempat tinggal mereka, mengunjungi kediaman kerabat, hingga mendatangi rumah nenek Ario sebanyak dua kali demi memastikan keberadaan sang anak. Namun, Ario tetap tidak ditemukan di seluruh lokasi tersebut. Pengecekan juga dilakukan langsung ke warung yang sebelumnya dituju Ario, tetapi tempat tersebut memang belum beroperasi dan pemiliknya memastikan tidak melihat kedatangan bocah itu.

Selain pencarian fisik di lapangan, keluarga korban memanfaatkan jaringan komunikasi digital guna menyebarkan informasi. Orang tua korban membagikan kabar hilangnya Ario melalui grup percakapan sekolah anak, serta grup komunikasi warga di tingkat RT dan RW. Kendati penyebaran informasi dan pencarian mandiri telah berlangsung lebih dari satu hari, keberadaan Ario belum menemui titik terang sehingga Nurjanah memutuskan mencari bantuan kepolisian secara langsung.

Baca Juga

Krisis Air Bersih di Tigaraksa Tangerang Akibat Kemarau Ekstrem

Krisis Air Bersih di Tigaraksa Tangerang Akibat Kemarau Ekstrem

Bagaimana langkah kepolisian dalam menangani kasus anak hilang ini?

Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan Nurjanah di wilayah Pondok Aren, aparat kepolisian bergegas menjemput ibu tersebut untuk memberikan pendampingan. Kapolsek Pinang Adityo Wijanarko menyatakan bahwa pihaknya langsung menyusun laporan resmi guna mempercepat upaya pencarian korban. Pembuatan laporan ini menjadi langkah krusial untuk mengoordinasikan pergerakan personel di lapangan secara terstruktur. Begitu urusan administrasi rampung, polisi mengantarkan Nurjanah pulang ke kediamannya dan segera menurunkan anggota untuk membantu mencari keberadaan Ario.

Apa imbauan penting yang disampaikan oleh pihak kepolisian kepada masyarakat?

Menanggapi insiden ini, Kapolsek Pinang Adityo Wijanarko meminta seluruh lapisan masyarakat agar tidak ragu atau menunda pelaporan jika ada anggota keluarga yang belum pulang dalam waktu yang tidak wajar. Warga didorong untuk secepatnya melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan darurat kepolisian di nomor 110. Tindakan cepat dalam melapor sangat diperlukan agar aparat penegak hukum bisa segera meluncur ke lokasi dan memberikan bantuan penanganan secara maksimal kepada warga yang membutuhkan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pondok ArenTangerang SelatanOrang HilangAnak HilangPolsek Pinang

Berita Terbaru Lainnya

Penyelesaian Kasus Rokok Ilegal di Jambi Melalui Denda Ultimum RemediumKemitraan Indonesia dan Thailand dalam Menjaga Stabilitas dan Keamanan KawasanKrisis Air Bersih di Tigaraksa Tangerang Akibat Kemarau EkstremPenjelasan Transjakarta Terkait Penurunan Penumpang Diduga Bau Badan di Kampung MelayuMengenal Kelurahan Gondrong di Tangerang dari Lokasi hingga Asal-usul NamaHarga Telur Ayam Ras di Tingkat Peternak Turun di Bawah Harga AcuanPeran Data Kependudukan dalam Menyusun Kebijakan DaerahPurbaya Yudhi Sadewa Siapkan Injeksi Tambahan Usai Tempatkan Rp400 Triliun di Himbara

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

Kriminal

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

3 Agu 2026

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

Ekonomi

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

3 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak SalatKriminal 路 3 Agu 2026
  5. 5Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026Ekonomi 路 3 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap