Kabar duka menyelimuti kancah sepak bola Indonesia. Pelatih kawakan Iwan Setiawan dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 3 September 2026, pada usia 68 tahun.
Kabar berpulangnya juru taktik kelahiran Medan tersebut dikonfirmasi oleh sejumlah rekan pelatih dan akun Instagram resmi Sriwijaya FC (@sriwijayafc.id), tim terakhir yang ditanganinya. Manajemen klub menyampaikan apresiasi atas dedikasi Iwan yang mendampingi tim pada empat laga terakhir kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026.
Mantan Pelatih Persija Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Ini Rekam Jejaknya

Lahir pada 5 Juli 1958, perjalanan sepak bola Iwan Setiawan bermula dari pembinaan usia muda di Diklat PSSI Medan sebelum berlanjut ke Diklat PSSI Ragunan (kini SKO Ragunan). Bakatnya membawanya membela Timnas Indonesia di kelompok usia U-16 dan U-19. Karier profesionalnya dimulai di level senior saat bergabung dengan Pelita Jaya pada 1987 di usia 19 tahun, disusul kiprahnya bersama Arseto Solo dan Persija Jakarta. Namun, cedera kambuhan di usia keemasan membatasi langkahnya di lapangan hijau dan meredupkan kariernya di tim nasional.
Perjalanan Karier Kepelatihan dan Prestasi
Setelah pensiun sebagai pemain, Iwan beralih ke dunia kepelatihan dengan memperdalam ilmu taktik. Ia meraih Lisensi C dan B AFC pada 1997, berbarengan dengan mandat melatih Persija Junior. Kompetensinya semakin terasah setelah mengantongi Lisensi A AFC pada 2002 serta sertifikat kepelatihan KNVB dari Akademi Sepak Bola Kerajaan Belanda.
Kebakaran Lahan Gambut, Bagaimana Nasib Target Iklim RI?

Kiprah kepelatihannya di panggung nasional terbentang panjang melalui berbagai klub dan level kompetisi:
- Persija Junior (1997): Memulai karier kepelatihan formal usai mengantongi lisensi AFC.
- Klub Nasional & Usia Muda: Menukangi Persikabo Bogor, Persijatim Solo, Persikaba Badung, PSBL Langsa, hingga dipercaya menukangi Timnas Indonesia kelompok umur.
- Persija Jakarta (2011): Kembali dipercaya menahkodai tim utama Macan Kemayoran.
- Pusamania Borneo FC (2014–2016): Menorehkan pencapaian terbaiknya dengan membawa Pesut Etam menjuarai kompetisi Divisi Utama sekaligus mengunci tiket promosi ke Indonesia Super League (ISL).
- Klub Liga Indonesia Lainnya: Mengarsiteki Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, Persibo Bojonegoro, PS Siak, dan Persema Malang.
- Sriwijaya FC (2025/2026): Menutup perjalanan kariernya di pinggir lapangan pada empat pertandingan terakhir Pegadaian Championship.






