Kepolisian Resor Simalungun menyelidiki insiden kebakaran yang melanda area pabrik PT Evyap Sabun Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Peristiwa yang terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 10.10 WIB tersebut mengakibatkan tiga orang pekerja meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, mewakili Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, mengonfirmasi ketiga korban meninggal dunia berinisial NE (Nasri Efendi, 43), MR (Mhd. Rifaldi, 26), dan S (Sumadi, 39). Seluruh korban merupakan warga Kabupaten Batubara yang bekerja sebagai tenaga pembantu las (helper las) dari PT Nirwana Mahanu Putra, vendor konstruksi pabrik tersebut.
Kronologi dan Dugaan Titik Api
Berdasarkan keterangan kepolisian, api pertama kali diperkirakan muncul dari lantai tiga atau lantai empat di bagian gedung pabrik biding. Kemunculan kobaran api tersebut turut disertai suara dentuman atau ledakan.
Saat peristiwa berlangsung, ketiga korban tengah berada di lantai enam bangunan untuk melakukan pekerjaan pengelasan dan tahap penyelesaian (finishing). Berdasarkan keterangan pimpinan PT Nirwana Mahanu Putra, Fauzi, para korban tercatat baru bekerja selama empat hari di proyek tersebut.
Ratusan Murid-Guru SMAN 1 Lasem Rembang Diare, Diduga Keracunan MBG

Ketika kobaran api dan ledakan merambat, ketiganya berupaya menyelamatkan diri dari kepungan api dan asap tebal. Ketiga pekerja tersebut dilaporkan terjatuh setelah berupaya melompat dari ketinggian lantai bangunan gedung.
Evakuasi dan Penanganan di Lokasi
Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi dikerahkan ke lokasi kejadian guna mengendalikan api agar tidak merambat lebih luas ke area industri sekitarnya.
Ketiga korban sempat langsung dilarikan menuju Rumah Sakit Karya Husada Perdagangan sesaat setelah dievakuasi. Namun, nyawa para korban tidak tertolong dan mereka dinyatakan meninggal dunia sebelum kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Perdagangan.
Dorong Pemulihan Warga NTT, dari Bantuan Darurat hingga Penguatan Ekonomi Lokal

Hingga pukul 14.00 WIB, pihak rumah sakit memastikan tidak ada penambahan korban lanjutan akibat musibah kebakaran tersebut. Seluruh jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dijemput menggunakan mobil ambulans untuk dibawa menuju rumah duka masing-masing di Kabupaten Batubara.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan proses penyelidikan di tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti timbulnya sumber api dan ledakan di gedung pabrik tersebut.






