Tarif sementara sebesar Rp 5.000 resmi ditetapkan untuk rute baru LRT Jakarta lintas Kelapa Gading-Manggarai hingga Oktober 2026. Besaran tarif ini mendapat sambutan positif dari kalangan legislatif, salah satunya DPW Partai NasDem DKI Jakarta yang menilai biaya tersebut sangat ideal untuk menarik minat masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum massal.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino menyatakan bahwa kehadiran rute sepanjang 12,2 kilometer ini menjadi alternatif transportasi penting, khususnya bagi mobilitas warga dari kawasan Kelapa Gading menuju pusat kota. Dengan mulai beroperasinya rute ini secara penuh pada 26 Agustus 2026, calon pengguna dapat merencanakan perjalanan harian dengan memanfaatkan panduan teknis berikut.
Mempersiapkan Perjalanan dengan LRT Kelapa Gading-Manggarai
Untuk memanfaatkan layanan LRT Jakarta koridor baru ini secara optimal, pengguna dapat mengikuti beberapa tahapan perencanaan perjalanan:
1. Menyesuaikan Waktu Keberangkatan Layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai beroperasi penuh mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB setiap harinya. Penumpang dapat menyesuaikan waktu keberangkatan dengan rentang operasional tersebut untuk kebutuhan perjalanan pagi hingga larut malam.
KPI, UU Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era Netflix dan YouTube

1. Memilih Titik Keberangkatan dan Tujuan Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini melayani total 11 stasiun perhentian. Pastikan Anda mengetahui stasiun terdekat di kawasan Kelapa Gading atau titik lintasan lainnya sebelum menuju area peron.
1. Menyiapkan Saldo Pembayaran Tiket Tarif perjalanan ditetapkan flat sebesar Rp 5.000 per perjalanan. Tarif promo/sementara ini berlaku efektif sampai dengan Oktober 2026. Penumpang disarankan memastikan metode transaksi pembayaran tiket telah terisi saldo yang mencukupi sebelum masuk melalui gerbang tiket (tap-in).
Menghubungkan Rute Perjalanan di Simpul Integrasi Manggarai
Stasiun LRT Manggarai dirancang sebagai titik akhir sekaligus simpul perpindahan antarmoda transportasi di Jakarta. Bagi pengguna yang hendak melanjutkan perjalanan ke area lain, berikut langkah integrasi yang dapat dilakukan:
Ancam Pengguna Mobil Saat Penagihan, Debt Collector Ditangkap Polisi di Cengkareng

- Pindah ke KRL Commuter Line: Penumpang yang hendak bepergian ke arah Bogor, Depok, Bekasi, Cikarang, maupun stasiun lingkar Jakarta dapat langsung berpindah jalur menuju area peron KRL di Stasiun Manggarai.
- Menyambung dengan TransJakarta: Tersedia koneksi halte bagi masyarakat yang ingin melanjutkan perjalanan darat ke koridor-koridor bus TransJakarta di sekitar Manggarai.
- Melanjutkan ke Kereta Api Bandara: Pengguna yang membutuhkan akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat memanfaatkan layanan KA Bandara yang terintegrasi di stasiun sentral tersebut.
Evaluasi Tarif Jangka Panjang dan Integrasi Antarmoda
Wibi Andrino menggarisbawahi bahwa pemberlakuan tarif Rp 5.000 ini merupakan langkah awal yang tepat dalam mengurai kepadatan lalu lintas ibu kota. Namun, untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan transportasi publik, penetapan tarif jangka panjang setelah masa berlaku tarif sementara berakhir pada Oktober 2026 diharapkan tetap terjangkau bagi masyarakat luas.
Selain faktor harga tiket yang ramah di kantong, keterpaduan sistem pembayaran dan tiket terusan antara LRT Jakarta, TransJakarta, MRT Jakarta, dan KRL Commuter Line dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem transportasi publik perkotaan yang efisien dan menyeluruh.






