berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

KPI, UU Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era Netflix dan YouTube

Marthen TandirerungDiterbitkan 25 Agu 2026 - 06.59 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPI, UU Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era Netflix dan YouTube
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Rapat Panitia Kerja (Panja) Harmonisasi RUU Penyiaran antara Badan Legislasi (Baleg) dan Komisi I DPR RI resmi bergulir pada Rabu, 19 Agustus 2026. Pembahasan ini berfokus pada RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyambut positif langkah legislatif tersebut. KPI memandang pembaruan hukum penyiaran nasional sudah sangat mendesak agar regulasi yang berlaku tidak tertinggal oleh transformasi teknologi media.

Mengapa KPI Menilai UU Penyiaran Harus Direvisi?

Komisioner sekaligus Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Struktur Penyiaran (PKSP) KPI Pusat, Tulus Santoso, menyatakan bahwa revisi UU Penyiaran adalah sebuah keniscayaan. Aturan penyiaran yang berlaku saat ini dirancang pada 2002, ketika lanskap media massa masih didominasi oleh saluran terestrial konvensional.

Baca Juga

NasDem DKI Dukung Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp 5 Ribu, Ideal dan Siap Beroperasi Penuh

NasDem DKI Dukung Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp 5 Ribu, Ideal dan Siap Beroperasi Penuh

Kondisi industri penyiaran saat ini telah jauh berubah dibanding lebih dari dua dekade silam. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah fundamental cara kerja industri media, mulai dari pola produksi, metode distribusi, pola konsumsi masyarakat, hingga struktur belanja iklan.

Mengapa Platform Digital Seperti Netflix dan YouTube Menjadi Sorotan?

Perubahan perilaku konsumsi masyarakat menjadi faktor utama perlunya pembaruan regulasi. Publik kini tidak lagi semata-mata mengandalkan siaran dari stasiun televisi dan radio konvensional untuk menikmati hiburan maupun informasi.

Kehadiran platform media baru berbasis internet, seperti Netflix dan YouTube, telah menjadi bagian dari konsumsi harian masyarakat. Oleh karena itu, KPI menilai instrumen regulasi penyiaran nasional membutuhkan penyesuaian menyeluruh agar mampu mencakup serta mengimbangi dinamika platform-platform digital tersebut.

Baca Juga

Ancam Pengguna Mobil Saat Penagihan, Debt Collector Ditangkap Polisi di Cengkareng

Ancam Pengguna Mobil Saat Penagihan, Debt Collector Ditangkap Polisi di Cengkareng

Apa Harapan dan Peran KPI dalam Pembahasan RUU Penyiaran?

Tulus Santoso menyebutkan bahwa proses harmonisasi di DPR RI menghidupkan harapan banyak pihak terhadap lahirnya aturan penyiaran yang selaras dan adaptif dengan perkembangan zaman.

Sebagai tindak lanjut dari proses legislasi yang tengah berjalan di parlemen, KPI menyatakan kesiapannya untuk mengawal jalannya perumusan regulasi baru tersebut. KPI siap memberikan berbagai masukan teknis dan substantif dalam setiap tahapan pembahasan RUU Penyiaran bersama DPR RI.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPR RI

Berita Terbaru Lainnya

NasDem DKI Dukung Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp 5 Ribu, Ideal dan Siap Beroperasi PenuhAncam Pengguna Mobil Saat Penagihan, Debt Collector Ditangkap Polisi di CengkarengMengurai Polemik Pemblokiran Rekening Donasi Demo Pati, Duduk Perkara dan Aturan HukumnyaNegosiasi Tarif Resiprokal Indonesia-AS Ditargetkan Rampung Tahun IniInformasi Jadwal Seleksi CASN, Syarat Pendaftaran SSCASN BKN, dan Formasi CPNSProsedur Pindah Faskes Tingkat Pertama BPJS Kesehatan via Mobile JKN dan KetentuannyaUji Coba Syarat Kepesertaan BPJS Kesehatan Aktif untuk Pembuatan SIM, Ketentuan dan Cara Cek StatusAturan Implementasi Kelas Rawat Inap Standar KRIS BPJS Kesehatan dan Ketentuan Transisinya

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap