berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Ekonomi

Modus Baja China Kuasai RI Diselidiki-Ternyata Ada yang Tak Diatur WTO

Bambang SetiawanDiterbitkan 3 Sep 2026 - 01.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Modus Baja China Kuasai RI Diselidiki-Ternyata Ada yang Tak Diatur WTO
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) tengah menyelidiki dugaan praktik pengalihan klasifikasi impor produk baja Hot Rolled Coil (HRC) Karbon asal China ke pos tarif HRC Alloy. Praktik tersebut diduga dilakukan dengan menambahkan unsur boron agar produk dapat masuk ke pasar domestik dan menghindari bea masuk.

Ketua KADI Frida Adiati mengungkapkan bahwa indikasi ini mencuat dalam proses penyelidikan Sunset Review HRC Alloy. Lonjakan impor produk HRC Alloy asal China terdeteksi terjadi setelah pemerintah memberlakukan Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD) terhadap produk HRC Karbon.

Celah Regulasi dan Praktik Circumvention

Modus pengalihan klasifikasi tersebut berkaitan erat dengan praktik pengelakan bea masuk atau circumvention. Praktik ini umumnya dijalankan melalui modifikasi teknis untuk menggeser nomor pos tarif (HS Code) ataupun dengan memindahkan jalur pengapalan melalui negara ketiga.

Baca Juga

Tekan Dwelling Time, Bea Cukai Jakarta Optimalkan PLB

Tekan Dwelling Time, Bea Cukai Jakarta Optimalkan PLB

Kendati berdampak langsung terhadap efektivitas proteksi perdagangan dalam negeri, penanganan kasus ini menghadapi celah hukum. Saat ini Indonesia belum memiliki regulasi khusus yang mengatur mengenai circumvention. Di tingkat multilateral, Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) juga tidak mengatur ketentuan terkait tindakan pengelakan tersebut secara spesifik.

Penyelidikan Berjalan dan Daftar Produk Terdampak

Penyelidikan Sunset Review untuk produk HRC of Other Alloy dengan nomor HS 3902.30.90 telah dimulai sejak 2 April 2026 dan masih berjalan hingga Agustus 2026. Kasus ini menjadi satu dari tiga perkara dagang terkait China yang ditangani KADI per Agustus 2026. Dua kasus lainnya mencakup penyelidikan Interim Review Tinplate (HS 7210.12.10 dan 7210.12.90) yang dimulai pada 9 Juni 2026, serta penyelidikan Superabsorbent Polymers atau SAP (HS 3906.90.92 dan 3906.90.99) sejak 14 Agustus 2026.

Baca Juga

Resmi Jadi Gubernur BI, Destry Damayanti Prioritaskan Kebijakan Pro-Stability

Resmi Jadi Gubernur BI, Destry Damayanti Prioritaskan Kebijakan Pro-Stability

Hingga saat ini, sejumlah komoditas baja impor telah dikenakan instrumen BMAD oleh pemerintah Indonesia, meliputi HRC Alloy, Tinplate, HRC Karbon, HI Section, dan Hot Rolled Plate (HRP). Selain itu, pengenaan BMADS juga berlaku bagi produk HRC yang diproduksi oleh produsen asal China, Wuhan Iron and Steel (GROUP) Co., Ltd (WISCO).

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2011, penyelidikan Sunset Review memiliki batas waktu pelaksanaan paling lama 12 bulan. KADI menargetkan penyelesaian kasus-kasus yang tengah berjalan, khususnya penyelidikan Sunset Review HRC Alloy, dapat dituntaskan pada akhir 2026.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Ramalan Shio Naga dan Ular Kamis, 3 September 2026Tekan Dwelling Time, Bea Cukai Jakarta Optimalkan PLBResmi Jadi Gubernur BI, Destry Damayanti Prioritaskan Kebijakan Pro-StabilitySPI Apresiasi Kementan Tingkatkan Produksi Beras di Tengah Musim KemarauPemerintah Targetkan Harga Karbon Bisa Dijual Sampai US$ 40 per TonAsap Karhutla Kalimantan Selimuti Manila, Kualitas Udara Memburuk hingga Sangat BerbahayaCek! Tarif Listrik PLN September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berikut Rincian LengkapnyaMenaker Buka Suara soal Skill Nggak Sesuai Kebutuhan Bikin Sulit Cari Kerja

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap