berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Internasional

Asap Karhutla Kalimantan Selimuti Manila, Kualitas Udara Memburuk hingga Sangat Berbahaya

Sri NugrohoDiterbitkan 3 Sep 2026 - 01.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Asap Karhutla Kalimantan Selimuti Manila, Kualitas Udara Memburuk hingga Sangat Berbahaya
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Indonesia, menyelimuti ibu kota Filipina, Manila, pada Selasa (1/9/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan penurunan kualitas udara yang signifikan di sejumlah kawasan perkotaan hingga mencapai level yang mengkhawatirkan bagi kesehatan publik.

Kondisi kabut asap tersebut membuat mutu udara di berbagai wilayah terdegradasi hingga masuk ke dalam kategori "sangat tidak sehat" dan "sangat berbahaya bagi kesehatan". Menanggapi penurunan kualitas udara yang terjadi secara drastis, sejumlah pemerintah daerah di Filipina memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar-mengajar tatap muka. Langkah ini diambil guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan masyarakat, khususnya kelompok usia anak-anak.

Baca Juga

Bukan Iran! Wilayah Arab Jadi Titik Tempur Baru, Dunia Ikut Terancam

Bukan Iran! Wilayah Arab Jadi Titik Tempur Baru, Dunia Ikut Terancam

Berdasarkan pantauan Biro Pengelolaan Lingkungan Hidup di bawah Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Filipina (DENR-EMB), terjadi lonjakan kadar polutan PM2.5 di seluruh wilayah Ibu Kota Nasional atau National Capital Region (NCR). Hasil analisis para ilmuwan yang mengamati citra satelit memperlihatkan keberadaan titik-titik kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Bersamaan dengan itu, tiupan angin monsun barat daya mendorong pergerakan asap dari wilayah Indonesia menuju Filipina sehingga menyelimuti kawasan Manila dan sekitarnya.

Lonjakan partikel PM2.5 tersebut menimbulkan ancaman langsung terhadap kesehatan masyarakat. PM2.5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil yang memiliki kemampuan menembus saluran pernapasan bagian dalam. Keberadaan partikel mikroskopis ini berkaitan erat dengan peningkatan risiko berbagai gangguan kesehatan, terutama penyakit pernapasan serta gangguan kardiovaskular.

Baca Juga

Detik-Detik Helikopter TV Jatuh saat Siaran, Jurnalis Tewas

Detik-Detik Helikopter TV Jatuh saat Siaran, Jurnalis Tewas

Menghadapi kondisi udara yang memburuk, pihak DENR-EMB secara resmi mengimbau masyarakat untuk mengurangi dan membatasi aktivitas di luar ruangan. Warga yang terpaksa beraktivitas di ruang terbuka disarankan mengenakan masker pelindung, khususnya respirator tipe N95. Selain itu, DENR-EMB menekankan pentingnya perlindungan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu yang memiliki riwayat penyakit pernapasan agar diutamakan untuk membatasi paparan polusi kabut asap di luar ruangan.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabut Asap

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap