berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Ekonomi

Mentan Ungkap Praktik Curang Beras Fortifikasi, Selisih Harga Capai Rp 89 Triliun

Yolanda RumbayanDiterbitkan 2 Sep 2026 - 02.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mentan Ungkap Praktik Curang Beras Fortifikasi, Selisih Harga Capai Rp 89 Triliun
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap adanya praktik curang dalam peredaran dan penjualan beras fortifikasi di pasaran. Produk beras yang diklaim mengandung nutrisi atau vitamin tambahan tersebut terbukti tidak sesuai dengan kenyataan setelah melalui serangkaian pengujian resmi oleh pemerintah.

Amran, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), memaparkan temuan tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR. Ia menjelaskan bahwa beras fortifikasi pada dasarnya diproduksi dengan mencampurkan beras analog yang telah diperkaya vitamin ke dalam beras biasa. Namun, hasil uji laboratorium yang dilakukan pemerintah menunjukkan fakta yang bertolak belakang dengan klaim produsen.

Pemeriksaan yang dilakukan di empat laboratorium independen mendapati bahwa sekitar 90 persen sampel beras fortifikasi tidak memenuhi klaim kandungan gizi yang tertera. Kandungan vitamin yang dijanjikan pada label kemasan justru tidak ditemukan dalam pengujian laboratorium tersebut.

Baca Juga

Arus Modal Asing Masuk Tapi IHSG Masih Fluktuatif, Ini Kata Analis

Arus Modal Asing Masuk Tapi IHSG Masih Fluktuatif, Ini Kata Analis

Amran menilai label fortifikasi sengaja dimanfaatkan oleh pihak tertentu semata-mata untuk memberikan kesan bahwa beras tersebut memiliki nilai tambah. Dengan label tersebut, produk dijual ke masyarakat dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga wajar. Beras yang seharusnya dijual seharga Rp 13.000 per kilogram justru dilepas ke pasaran dengan harga Rp 20.000 hingga mencapai Rp 56.000 per kilogram. Berdasarkan kalkulasi pemerintah, jumlah selisih harga dari peredaran beras yang tidak sesuai ketentuan itu mencapai Rp 89,19 triliun.

Menyikapi temuan ini, pemerintah langsung mengambil tindakan tegas terhadap produk dan pelaku usaha yang bermasalah. Amran menyatakan pihaknya telah melayangkan surat resmi terkait penindakan izin edar, termasuk pencabutan izin bagi produk yang terbukti melanggar. Selain itu, penerbitan izin baru untuk beras fortifikasi juga dihentikan sementara waktu selama proses pemeriksaan dan verifikasi data berjalan.

Baca Juga

Adhi Karya Pangkas Seluruh Anak Usaha demi Efisiensi dan Fokus Bisnis Inti

Adhi Karya Pangkas Seluruh Anak Usaha demi Efisiensi dan Fokus Bisnis Inti

Pemerintah saat ini masih terus melengkapi seluruh data administratif serta dokumen hasil uji dari empat laboratorium tersebut. Begitu seluruh data rampung dan terverifikasi secara lengkap, kasus manipulasi mutu dan harga beras fortifikasi ini akan diserahkan kepada aparat penegak hukum serta Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk penanganan hukum lebih lanjut.

Sumber: Detik

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kementerian pertanianBapanasBeras FortifikasiAndi Amran Sulaiman

Berita Terbaru Lainnya

Arus Modal Asing Masuk Tapi IHSG Masih Fluktuatif, Ini Kata AnalisAdhi Karya Pangkas Seluruh Anak Usaha demi Efisiensi dan Fokus Bisnis IntiPupuk Indonesia Dorong Penyaluran Pupuk Tepat Sasaran di TakalarGus Ipul Ungkap Penyebab Status Desil di DTSEN Sempat Berubah DrastisZulhas Ancam Pecat Pegawai Dapur MBG yang Tak Becus Urus MakananHanura Harap RUU Pemilu Disahkan Akhir Tahun 2026, Bareng RUU Perampasan AsetBobol Warung di Serang, Pencuri Gasak Ratusan Bungkus Rokok dan 20 Tabung LPGDesil Berubah Sesuai Kondisi Ekonomi, Jadi Tak Pasti Dapat Bansos?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap