berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

Mengapa Perhitungan Kemiskinan BPS dan Bank Dunia Berbeda?

Sri NugrohoDiterbitkan 4 Sep 2026 - 07.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mengapa Perhitungan Kemiskinan BPS dan Bank Dunia Berbeda?
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Data statistik mengenai kemiskinan di Indonesia kerap memunculkan pertanyaan publik ketika angka yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) tampak terpaut jauh dari publikasi lembaga internasional. BPS mencatat persentase kemiskinan di Indonesia pada Maret 2026 sebesar 8,07 persen atau mencakup sekitar 22,93 juta orang. Sementara itu, Bank Dunia melalui proyeksi Macro Poverty Outlook edisi April 2026 menyebut sebanyak 64,2 persen penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan.

Perbedaan persentase yang sangat mencolok tersebut bukan disebabkan oleh kesalahan pendataan, melainkan karena perbedaan mendasar pada standar acuan dan tujuan pengukuran. Deputi Bidang Statistik Sosial BPS M Nashrul Wajdi menegaskan bahwa statistik kemiskinan dari kedua instansi tidak dapat diperbandingkan secara langsung karena Bank Dunia tidak menghitung angka tersebut berdasarkan garis kemiskinan nasional Indonesia.

Landasan Bank Dunia Menggunakan Standar Negara Menengah Atas

Angka 64,2 persen yang dirilis Bank Dunia merupakan hasil proyeksi tahun 2026 dengan menggunakan garis kemiskinan 8,30 dolar AS per kapita per hari berdasarkan Purchasing Power Parity (PPP) 2021. Nilai tersebut bukan hasil perkalian langsung antara nilai dolar di pasar valuta asing dengan kurs rupiah, melainkan disesuaikan melalui indikator PPP yang memperhitungkan perbedaan daya beli riil antarnegara.

Patokan 8,30 dolar AS per hari merupakan standar yang umum dipakai Bank Dunia untuk kelompok negara berpendapatan menengah atas (upper-middle income countries/UMIC). Dalam skema pembaruan terbarunya, Bank Dunia menetapkan tiga tingkatan garis kemiskinan global:

Baca Juga

Kepala BGN Buka Ruang Polisi Usut Dugaan Pidana Kasus Keracunan MBG

Kepala BGN Buka Ruang Polisi Usut Dugaan Pidana Kasus Keracunan MBG
  • 3 dolar AS per kapita per hari untuk mengukur kemiskinan ekstrem.
  • 4,20 dolar AS per kapita per hari untuk kelompok negara berpendapatan menengah bawah.
  • 8,30 dolar AS per kapita per hari untuk negara berpendapatan menengah atas.

Penggunaan batas 8,30 dolar AS tersebut ditujukan secara spesifik untuk membandingkan kondisi perekonomian dan kesejahteraan secara lintas negara di tingkat global.

Pendekatan Kebutuhan Dasar yang Diterapkan BPS

Berbeda dari acuan komparatif global Bank Dunia, BPS mengukur kemiskinan di tingkat nasional menggunakan pendekatan kebutuhan dasar atau Cost of Basic Needs (CBN). Metode ini menghitung jumlah rupiah minimum yang dibutuhkan seorang individu untuk memenuhi kebutuhan pokok makanan dan nonmakanan.

Komponen makanan diukur berdasarkan standar konsumsi energi minimum sebesar 2.100 kilokalori per orang per hari yang disesuaikan dengan pola konsumsi riil rumah tangga Indonesia. Untuk komponen nonmakanan, BPS memasukkan pemenuhan kebutuhan dasar atas perumahan, pakaian, pendidikan, kesehatan, hingga transportasi.

Baca Juga

Stafsus Yaqut Bersaksi 24 Anggota Panja Komisi 8 DPR Minta 3.000 Riyal

Stafsus Yaqut Bersaksi 24 Anggota Panja Komisi 8 DPR Minta 3.000 Riyal

Data pengeluaran dan konsumsi masyarakat tersebut diperoleh melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang diselenggarakan BPS sebanyak dua kali dalam setahun. Berdasarkan metode CBN ini, rata-rata garis kemiskinan rumah tangga nasional di Indonesia tercatat sebesar Rp3.091.866 per bulan.

Standar Penggunaan Data untuk Kebijakan Domestik

Karena kedua ukuran dirancang untuk tujuan yang berbeda, penggunaan datanya memiliki ranah tersendiri. Standar Bank Dunia berguna untuk analisis komparatif antarnegara di tingkat regional maupun internasional, sedangkan perhitungan BPS dirancang untuk memotret realitas kebutuhan pokok di dalam negeri.

Kesesuaian fungsi ini juga telah ditegaskan oleh Bank Dunia. Melalui keterangan resmi di situs webnya pada 13 Juni 2025, lembaga internasional tersebut menyatakan bahwa garis kemiskinan nasional serta statistik yang diterbitkan oleh BPS lebih tepat dijadikan rujukan dalam pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan pembangunan di dalam negeri Indonesia.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kemiskinanBank DuniaBPS

Berita Terbaru Lainnya

Kepala BGN Buka Ruang Polisi Usut Dugaan Pidana Kasus Keracunan MBGStafsus Yaqut Bersaksi 24 Anggota Panja Komisi 8 DPR Minta 3.000 RiyalPengelola Dana Soroti Prospek Rupiah dan Arah Kebijakan BI di Tengah Sentimen GlobalTPA Putri Cempo Terbakar, Wali Kota Solo Tetapkan Tanggap Darurat 14 HariAnggota DPR Minta Setiap TPA Wajib Punya Perangkat Pemadam KebakaranEks Kabiro Kemenag Kuak Perintah Orang Yaqut Bentuk Tim Hadapi PansusEkspor Beras Perdana ke Malaysia, RI Semakin Berdaulat dalam PanganAkui Kalah dari Vietnam, Bos BI Buka Suara soal Kondisi Ekonomi RI

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap