berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Akui Kalah dari Vietnam, Bos BI Buka Suara soal Kondisi Ekonomi RI

Bambang SetiawanDiterbitkan 4 Sep 2026 - 06.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Akui Kalah dari Vietnam, Bos BI Buka Suara soal Kondisi Ekonomi RI
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengakui bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini masih tertinggal jika dibandingkan dengan Vietnam. Pernyataan tersebut disampaikan Destry dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia yang digelar di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (3/9).

Meskipun mengakui laju pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di bawah Vietnam, Destry menekankan bahwa karakter serta tingkat kompleksitas perekonomian kedua negara memiliki perbedaan mendasar. Menurutnya, perbandingan angka pertumbuhan semata tidak serta-merta mencerminkan kondisi ekonomi secara menyeluruh karena struktur tantangan yang dihadapi tidak sama.

Destry memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I berhasil tercatat sebesar 5,45 persen. Capaian tersebut diiringi dengan kualitas indikator makroekonomi domestik yang dinilai jauh lebih terjaga dibandingkan dengan negara tetangga tersebut.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Salah satu pembeda utama terletak pada stabilitas harga dan pengendalian inflasi. Destry menyoroti bahwa meski pertumbuhan ekonomi Vietnam tergolong tinggi, tingkat inflasi negara tersebut berada di level yang cukup tinggi, yakni di atas 4,5 persen hingga 5 persen. Sebaliknya, laju inflasi di Indonesia dinilai relatif jauh lebih terkendali.

Selain stabilitas inflasi, ketahanan makroekonomi Indonesia juga tecermin dari pengelolaan fiskal yang hati-hati. Defisit anggaran tercatat tetap terjaga secara prudent di level 2,8 persen pada 2024 dan diproyeksikan berada pada kisaran 2,85 persen pada tahun ini, dengan rasio utang yang tetap sangat terukur.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Kendati berbagai indikator makroekonomi berada dalam kondisi baik, Bank Indonesia menggarisbawahi bahwa aktivitas perekonomian dalam negeri saat ini sebenarnya masih beroperasi di bawah kapasitas potensialnya (below potential level). Situasi ini menunjukkan masih terbukanya ruang yang cukup besar untuk terus memacu laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) ke depan.

Guna mengakselerasi dan memaksimalkan potensi pertumbuhan tersebut, bank sentral menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor. Bank Indonesia menegaskan agar mesin pendorong ekonomi nasional tidak semata-mata bertumpu pada stimulus pemerintah (state-led), melainkan digerakkan bersama oleh berbagai sektor pendukung lainnya.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaDestry DamayantiInflasiPertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap