berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Langkah Baru Bursa Efek Indonesia Menuju Perusahaan Terbuka Mulai Kuartal Ketiga 2026

Ance RundenganDiterbitkan 5 Agu 2026 - 08.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Langkah Baru Bursa Efek Indonesia Menuju Perusahaan Terbuka Mulai Kuartal Ketiga 2026
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pasar modal Indonesia bersiap menghadapi babak baru dalam sejarah perkembangannya seiring dengan rencana transformasi besar pada tubuh operator bursa. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengumumkan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera melangkah menuju proses demutualisasi dalam waktu dekat. Langkah strategis ini sengaja dirancang untuk mengubah status bursa menjadi entitas yang berorientasi pada laba atau memiliki motif profit yang jelas. Melalui perubahan mendasar pada struktur korporasi ini, BEI memiliki peluang besar untuk bertransformasi menjadi perusahaan terbuka yang sahamnya dapat dimiliki oleh masyarakat luas di masa mendatang. Informasi penting ini disampaikan langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Hasan Fawzi, dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Proses demutualisasi ini dilatarbelakangi oleh keinginan kuat untuk mendorong kemajuan pasar modal domestik secara lebih agresif dan berkelanjutan. Selama ini, kepemilikan bursa efek terikat erat dengan keanggotaan para pelaku pasar modal itu sendiri. Dengan melakukan perombakan pada struktur pemegang saham dan menerapkan konsep demutualisasi, regulator berharap dapat meningkatkan daya tarik bursa di mata para pemodal lokal maupun internasional. Perubahan struktur pemegang saham ini ditujukan agar bursa efek dapat menarik minat para investor untuk memajukan bursa efek secara keseluruhan. Guna memayungi langkah strategis ini secara hukum, OJK saat ini sedang berada dalam proses perumusan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) yang secara khusus akan mengatur mekanisme demutualisasi serta kepemilikan saham pada lembaga bursa efek tersebut.

Hadirnya RPOJK ini akan membawa perubahan yang sangat mendasar pada tata kelola dan bentuk hukum BEI ke depan. Regulasi baru tersebut nantinya akan memuat aturan mendetail mengenai perubahan bentuk hukum serta struktur kepemilikan saham dari bursa efek. Salah satu poin krusial yang akan diatur dalam rancangan beleid ini adalah pemisahan yang tegas antara hak kepemilikan dengan hak keanggotaan di bursa efek. Tidak hanya itu, draf aturan ini juga akan menegaskan batas pemisahan fungsi antara aspek regulasi dengan aspek pengembangan bisnis. Dengan adanya batas pemisahan yang jelas ini, potensi benturan kepentingan dapat diminimalkan secara efektif, sekaligus memberikan ruang yang lebih fleksibel bagi bursa untuk mengejar pertumbuhan bisnisnya sebagai entitas komersial yang mandiri.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Meskipun kelak BEI akan beroperasi dengan orientasi mencari keuntungan atau profit motive, OJK menegaskan bahwa kewajiban utama bursa tidak boleh dikesampingkan begitu saja. BEI diwajibkan untuk tetap menjalankan peran dan fungsi utamanya secara independen, profesional, dan penuh dengan integritas. Peran-peran vital tersebut mencakup fungsinya sebagai regulator pasar, lembaga yang mengatur diri sendiri atau self-regulatory organization (SRO), serta sebagai penyedia infrastruktur utama di pasar modal Indonesia. OJK juga memastikan bahwa draf regulasi yang sedang digodok ini akan mencakup berbagai ketentuan penting lainnya, mulai dari mekanisme pengalihan saham, pengendalian risiko operasional, pengelolaan infrastruktur, hingga penentuan mekanisme tarif yang diberlakukan oleh bursa efek kepada para anggotanya.

Mengenai transaksi yang bersifat tertutup atau private deal, rancangan peraturan ini pada prinsipnya akan membuka jalan bagi mekanisme perubahan atau pengalihan kepemilikan saham ketika proses demutualisasi bursa efek resmi berjalan. Terkait detail teknis bagaimana kepemilikan dan pemegang saham bursa efek akan berubah, keputusan tersebut tidak akan dipaksakan sepihak oleh regulator. Mekanisme perubahan kepemilikan dan pemegang saham bursa efek ini nantinya akan diserahkan sepenuhnya kepada bursa efek melalui mekanisme pengambilan keputusan oleh para pemegang saham bursa efek saat ini. Dengan demikian, transisi kepemilikan dapat berlangsung secara demokratis sesuai dengan kesepakatan para pemegang saham yang ada sekarang.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Saat ini, seluruh pemangku kepentingan di industri pasar modal tengah menanti proses finalisasi payung hukum tersebut dengan cermat. OJK sendiri menargetkan bahwa penyusunan RPOJK mengenai demutualisasi bursa efek ini dapat diselesaikan dengan tepat waktu tanpa hambatan berarti. Regulasi penting ini ditargetkan untuk rampung dan mulai berlaku secara efektif pada kuartal ketiga tahun 2026. Keberhasilan implementasi aturan ini akan menjadi tonggak sejarah baru yang diharapkan mampu membawa pasar modal Indonesia bersaing lebih kompetitif di kancah regional maupun global, sekaligus membuka pintu bagi publik untuk ikut serta memiliki saham pengendali bursa di masa depan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bursa Efek IndonesiaPasar ModalOtoritas Jasa KeuanganDemutualisasi

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap