PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membeberkan sejumlah langkah ekspansi dan efisiensi operasional guna mempertahankan tren positif bisnis sepanjang 2026. Emiten berkode saham SMGR ini mencatatkan lonjakan kinerja signifikan pada paruh pertama tahun ini sebelum memperluas penetrasi pasar.
Sepanjang semester I 2026, SMGR membukukan kenaikan laba bersih sebesar 445,9% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp207 miliar. Pada saat yang sama, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat 471,0% yoy menjadi Rp228 miliar. Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh total volume penjualan yang mencapai 18,28 juta ton atau naik 5,6% yoy, dengan kontribusi utama dari penguatan pasar domestik sebesar 14,18 juta ton yang tumbuh 9,7% yoy.
Dorongan Proyek Pemerintah dan Sektor Swasta
Untuk menjaga laju pertumbuhan ke depan, manajemen SMGR membidik peluang dari berbagai proyek strategis pemerintah. Perseroan mengincar permintaan semen dari program 3 juta rumah, Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, hingga Kampung Nelayan Merah Putih. Permintaan semen juga diproyeksikan datang dari pembangunan infrastruktur nasional dan daerah, serta proyek Giant Sea Wall yang mulai dibangun tahun ini.
Harga Cabai Rawit Makin Pedas, Tembus Rp 90 Ribu/Kg

Selain proyek infrastruktur pemerintah, SIG juga mengandalkan permintaan dari sektor swasta. Pertumbuhan konsumsi semen didorong oleh investasi industri, program hilirisasi, serta proyek pembangunan residensial bertingkat (high-rise residential), kawasan komersial, hingga pusat data (data center).
Restrukturisasi Anak Usaha dan Ekspansi Ritel
Dari sisi internal, SIG menjalankan pembenahan struktur usaha melalui streamlining dan konsolidasi merger di tingkat anak perusahaan. Langkah penataan portofolio ini ditujukan untuk mengoptimalkan penetrasi bisnis di industri bahan bangunan serta memperkuat profil pendapatan perseroan.
Punya 370 Kapal, Pertamina Trans Kontinental Siapkan Armada Baru

Sebagai bagian dari strategi penguatan pasar ritel, SIG kembali menghidupkan merek Semen Kujang, yang merupakan merek semen pertama di Jawa Barat. Guna memperluas jangkauan pasar di wilayah tersebut, Semen Kujang menjalin kemitraan strategis sebagai Official Cement Partner untuk klub sepak bola PERSIB Bandung.






