berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Kinerja Keuangan Telkom Semester Pertama 2026 dan Transformasi Digital Perusahaan

Yolanda RumbayanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 16.47 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kinerja Keuangan Telkom Semester Pertama 2026 dan Transformasi Digital Perusahaan
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Bagaimana rincian kinerja keuangan konsolidasi PT Telkom pada semester pertama tahun 2026?

PT Telkom mencatatkan kinerja keuangan yang kuat pada paruh pertama tahun 2026. Perseroan berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 75,9 triliun, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kinerja positif ini sejalan dengan peningkatan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau EBITDA perseroan yang naik 3,8 persen menjadi Rp 37,5 triliun, dengan margin sebesar 49,4 persen. Laba bersih perusahaan juga mengalami pertumbuhan sebesar 1,4 persen menjadi Rp 10,6 triliun, yang mencerminkan margin laba bersih sebesar 14,0 persen. Jika dilihat dari laba bersih yang dinormalisasi, nilainya mencapai Rp 11,3 triliun atau tumbuh 6,2 persen dengan margin 14,9 persen. Selain itu, perusahaan mencatatkan arus kas operasional sebesar Rp 34,9 triliun, tumbuh 7,0 persen dari tahun sebelumnya.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Siapa yang memimpin PT Telkom saat ini dan apa saja langkah strategis perusahaan dalam melakukan transformasi?

Saat ini, PT Telkom dipimpin oleh Dian Siswarini yang menjabat sebagai Direktur Utama. Di bawah kepemimpinannya, Telkom yang merupakan bagian dari Danantara Indonesia terus melakukan akselerasi transformasi digital melalui strategi yang dinamakan TLKM 30. Sebagai bagian dari upaya penataan portofolio bisnis dan penyederhanaan struktur perusahaan, Telkom telah menyelesaikan proses perampingan atau streamlining terhadap 10 entitas. Proses ini diselesaikan melalui berbagai skema strategis, termasuk divestasi, merger, dan likuidasi, untuk memastikan operasional perusahaan berjalan lebih efektif.

Baca Juga

IHSG Bangkit Setelah Melemah Enam Hari, Begini Peta Pergerakan Dana Asing

IHSG Bangkit Setelah Melemah Enam Hari, Begini Peta Pergerakan Dana Asing

Bagaimana pencapaian kinerja operasional dan keuangan pada segmen layanan pelanggan langsung atau B2C Telkomsel?

Pada segmen B2C yang mencakup layanan seluler dan pita lebar tetap, Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp 55,6 triliun, yang berarti tumbuh 3,3 persen. Pertumbuhan ini sangat didorong oleh kenaikan pendapatan dari layanan data bisnis digital sebesar 11,0 persen pada semester pertama 2026. Rata-rata pendapatan per pengguna atau ARPU seluler juga meningkat menjadi Rp 45.600, tumbuh 9,0 persen. Untuk layanan pita lebar tetap, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 9,5 juta pada semester pertama 2026, turun dari 10,1 juta pada semester pertama 2025. Meskipun demikian, ARPU IndiHome secara kuartalan meningkat 3,4 persen menjadi Rp 211.000, dengan ARPU semesteran tercatat sebesar Rp 207.000. Rasio konvergensi layanan Telkomsel juga terus menunjukkan peningkatan hingga mencapai 65 persen.

Bagaimana perkembangan kinerja segmen infrastruktur B2B dan pengelolaan aset pusat data Telkom?

Baca Juga

OJK Catat Investor Kripto Didominasi Pria, Perempuan Dinilai Lebih Sadar Risiko

OJK Catat Investor Kripto Didominasi Pria, Perempuan Dinilai Lebih Sadar Risiko

Segmen infrastruktur B2B mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 33,1 triliun pada semester pertama 2026, yang merupakan pertumbuhan sebesar 19,0 persen. Dari jumlah tersebut, pendapatan eksternal meningkat 4,9 persen menjadi Rp 4,7 triliun. Anak perusahaan Telkom, Mitratel, turut menyumbang pendapatan sebesar Rp 4,7 triliun dengan pertumbuhan 2,1 persen. Kinerja Mitratel didukung oleh peningkatan jumlah penyewa menara yang mencapai 63.866, tumbuh 4,9 persen, sehingga rasio penyewaan menara naik menjadi 1,57 kali. Untuk bisnis pusat data, Telkom merencanakan inisiatif konsolidasi yang akan menjadikan NeutraDC sebagai pengelola terpusat bagi seluruh aset pusat data milik TelkomGroup.

Berapa nilai belanja modal yang direalisasikan Telkom dan bagaimana alokasinya untuk segmen bisnis lainnya?

Pada paruh pertama tahun 2026, PT Telkom merealisasikan belanja modal sebesar Rp 10,8 triliun. Lebih dari 96 persen dari dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan area bisnis prioritas di segmen B2C, infrastruktur B2B, dan bisnis internasional. Di luar segmen utama tersebut, segmen B2B ICT membukukan pendapatan sebesar Rp 7,3 triliun, yang menunjukkan pertumbuhan 35,7 persen secara kuartalan. Sementara itu, segmen bisnis internasional mencatatkan pendapatan sebesar Rp 5,7 triliun. Telkom juga terus melanjutkan persiapan untuk pelaksanaan pengalihan aset InfraNexia Tahap 2, yang ditargetkan selesai pada semester kedua tahun 2026.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNKinerja KeuanganTelkomselPT TelkomTelekomunikasi

Berita Terbaru Lainnya

Manajemen Keselamatan Gedung Bertingkat, Pelajaran dari Insiden Kebakaran Hotel Pullman Jakarta BaratDugaan Awal Penyebab Kebakaran Hotel Pullman Jakarta BaratCara Mematuhi Aturan Tebang Pohon di Bandung agar Terhindar dari Sanksi HukumAturan Penebangan Pohon di Bandung dan Sanksi Hukum bagi PelanggarMaestro Seni Rupa Nasirun Meninggal Dunia, Waktu, Lokasi, dan Rencana PemakamanMemahami Alasan Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dari Dana Pendidikan Menunggu 2028Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live StreamingFakta Menarik Perkembangan QRIS, Dari Merchant UMKM hingga Transaksi Antarnegara

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

Hukum

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

1 Agu 2026

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

Nasional

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab SaudiEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan HukumnyaHukum 路 1 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap