berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Kabut Asap Karhutla Indonesia Meluas, Ini Daftar Negara ASEAN yang Terdampak

Bambang SetiawanDiterbitkan 2 Sep 2026 - 00.35 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kabut Asap Karhutla Indonesia Meluas, Ini Daftar Negara ASEAN yang Terdampak
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Peningkatan titik panas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra dan Kalimantan kembali memicu kabut asap lintas batas di kawasan Asia Tenggara. Data citra satelit ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC) mencatat lonjakan drastis titik panas di Borneo, yakni 514 titik pada Kamis, meningkat menjadi 1.734 titik pada Jumat, dan 1.180 titik pada Sabtu, dengan konsentrasi utama di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Tiupan angin membawa partikel asap tebal melewati perbatasan negara, memicu penurunan kualitas udara yang signifikan hingga level berbahaya di sejumlah wilayah regional.

Negara Mana Saja di ASEAN yang Terdampak Kabut Asap?

Sedikitnya ada empat negara tetangga di Asia Tenggara yang secara resmi melaporkan dampak langsung maupun langkah mitigasi terhadap sebaran kabut asap dari karhutla di Sumatra dan Kalimantan:

  1. Malaysia, khususnya wilayah Sarawak dan sejumlah kawasan semenanjung.
  2. Singapura, yang memantau pergerakan asap dari bagian tengah dan selatan Sumatra.
  3. Brunei Darussalam, yang menerima kiriman asap akibat pergerakan angin dari arah barat daya.
  4. Filipina, terutama wilayah barat dan tengah yang terpapar partikel asap akibat dorongan angin monsun.

Dampak Kritis Kabut Asap di Malaysia

Malaysia menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling parah, khususnya di Negara Bagian Sarawak. Sebanyak enam distrik di wilayah ini mencatat Indeks Pencemaran Udara (API) pada kategori berbahaya (hazardous).

Ibu kota Sarawak, Kuching, mencatat angka API mencapai 407. Berdasarkan pedoman nasional Malaysia, angka API di atas 300 tergolong berbahaya, dan jika melampaui angka 500, pemerintah setempat dapat mempertimbangkan penetapan status darurat lokal.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Kondisi ini memicu sejumlah dampak lanjutan: - Sekolah-sekolah di Kuching telah diliburkan sejak sekitar dua pekan sebelumnya untuk mengurangi risiko paparan pada anak-anak. - Stok masker penyaring partikel halus di apotek-apotek di Sarawak dilaporkan mulai menipis. - Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan kenaikan kasus konjungtivitis (radang mata) dan gangguan pernapasan seperti asma di tingkat nasional seiring memburuknya kualitas udara.

Langkah Kesiapsiagaan di Brunei Darussalam dan Singapura

Di Brunei Darussalam, asap kiriman dari titik panas di Indonesia yang terbawa angin barat daya menaikkan indeks standar pencemaran udara (PSI) ke kategori tidak sehat. Tiga distrik mencatat angka mengkhawatirkan, yakni Belait (PSI 172), Tutong (PSI 159), dan Temburong (PSI 142).

Menanggapi situasi ini, Departemen Lingkungan, Taman dan Rekreasi Brunei (JASTRe) meningkatkan frekuensi pemantauan kualitas udara menjadi lima kali sehari pada pukul 07.00, 09.00, 11.00, 14.00, dan 16.00 waktu setempat.

Sementara itu di Singapura, Meteorological Service Singapore mendeteksi keberadaan asap tebal di Sumatra bagian tengah dan selatan serta sebagian Kalimantan sejak sekitar 21 Agustus. National Environment Agency (NEA) menerapkan protokol peringatan harian (haze advisory) ketika PSI 24 jam menyentuh level 101–200 (kategori tidak sehat). Sebagai langkah penyesuaian terhadap cuaca panas dan asap, Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) mengumumkan pemendekan durasi khutbah salat Jumat mulai 21 Agustus 2026.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Mengapa Kabut Asap Bisa Mencapai Filipina?

Paparan kabut asap juga terpantau menjangkau wilayah Filipina. Badan Meteorologi Filipina (PAGASA) menjelaskan bahwa partikel debu dan asap dari kebakaran hutan di Kalimantan terbawa ke arah timur laut oleh embusan angin monsun barat daya yang kuat.

Office of Civil Defense (OCD) Filipina bersama Environmental Management Bureau dari Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam (DENR-EMB) melakukan pemantauan ketat kualitas udara di tiga kawasan utama: National Capital Region (NCR), Calabarzon (Region 4A), dan Mimaropa (Region 4B).

Otoritas pertahanan sipil Filipina mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, menutup rapat pintu dan jendela rumah, serta menggunakan kain basah pada ventilasi atau celah ruangan guna meminimalkan masuknya partikel halus ke dalam hunian.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabut AsapKarhutlaASEAN

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga · 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi · 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional · 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap