Operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau terus berlanjut di wilayah perairan Selat Sunda, Banten. Pada Sabtu (12/9/2026), proses penyisiran tersebut turut didampingi langsung oleh sejumlah keluarga korban.
Dalam upaya pencarian yang menggunakan armada Kapal Polisi (KP) Sanjaya, tampak beberapa perwakilan keluarga berada di kapal bersama tim SAR gabungan untuk memantau langsung upaya penelusuran di laut.
Keluarga Ikut Menyusuri Perairan
Di antara pihak keluarga yang ikut menaiki KP Sanjaya adalah Aning, istri dari jurnalis lepas Donal Husni. Aning ikut menyusuri perairan Selat Sunda demi mencari keberadaan suaminya yang hingga kini belum ditemukan.
Fadli Zon Umumkan Galeri Nasional Segera Direvitalisasi, Akan Ada Koleksi Istana

Selain Aning, Rodiyah yang merupakan istri dari jurnalis foto iNews Yudistiro Pranoto juga turut berada di atas kapal untuk mengikuti penyisiran bersama tim SAR. Keduanya bersama keluarga korban lainnya terus mendampingi proses pencarian untuk menemukan kepastian terkait kondisi rekan-rekan jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak.
Secara keseluruhan, operasi SAR gabungan ini difokuskan untuk menemukan total delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis鈥攖ermasuk para jurnalis foto鈥攕erta tiga awak kapal yang mengangkut mereka saat meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Pencarian Hari Kelima Terkendala Kabut Tebal
Operasi pencarian yang telah memasuki hari kelima pada Sabtu (12/9) tersebut masih belum membuahkan hasil. Upaya tim gabungan di perairan sempat mengalami hambatan teknis akibat faktor cuaca di lokasi.
BNPB Maksimalkan OMC-Operasi Darat Padamkan Karhutla Riau hingga Kalimantan

Proses penyisiran di lapangan terkendala oleh keterbatasan jarak pandang. Hal ini dipicu oleh kabut tebal yang menyelimuti area perairan di sekitar Selat Sunda, sehingga menyulitkan pengamatan visual di permukaan laut.
Meski menghadapi kendala visibilitas dan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, tim gabungan terus melanjutkan proses pencarian secara intensif demi menemukan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut.






