KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026–2031. Terpilihnya Gus Kikin membawa corak kepemimpinan tersendiri di tubuh organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut, mengingat rekam jejaknya yang panjang sebagai ulama pengasuh pesantren sekaligus pelaku dunia usaha.
Lahir di Jombang pada 17 Agustus 1958, Gus Kikin memiliki garis silsilah yang terhubung langsung dengan pendiri Nahdlatul Ulama, KH M Hasyim Asy'ari. Latar belakang keilmuan agamanya ditempa di sejumlah pesantren di wilayah Jombang, sementara jalur pendidikan formalnya ditempuh hingga ke jenjang perguruan tinggi di STIP Jakarta dan meraih gelar sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Terbuka.
Memimpin dan Mengembangkan Pesantren Tebuireng
Di lingkungan pesantren, Gus Kikin mengemban amanah besar sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, ke-8 sejak tahun 2020. Posisi tersebut ia emban untuk meneruskan perjuangan almarhum KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.
Survei Poltracking, 47,2 Persen Publik Merasa Tidak Terwakili Partai Politik

Selama masa kepemimpinannya di Tebuireng, institusi pendidikan Islam bersejarah tersebut mengalami perluasan jaringan yang signifikan. Pesantren Tebuireng tercatat berhasil mengembangkan jangkauan pendidikannya hingga memiliki 15 cabang yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Rekam Jejak Bisnis dan Pengabdian Organisasi
Selain aktif dalam dunia dakwah dan pesantren, Gus Kikin dikenal luas memiliki portofolio profesional dan bisnis yang matang. Pengalaman kerjanya mencakup kiprah di PT Djakarta Lloyd sebelum ia mendirikan entitas bisnis BBS Group pada tahun 1997. Portofolio usahanya merambah berbagai sektor strategis, termasuk industri minyak dan gas melalui PT Energi Mineral Langgeng (EML) serta industri media dengan kepemilikan stasiun televisi BBS TV.
49 Orang jadi Tersangka Kerusuhan Demo DPR Usai Pemeriksaan Ratusan Massa

Keahliannya di dunia wirausaha turut membawanya berkiprah di organisasi profesi dan internal NU. Gus Kikin tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Energi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur sepanjang 2000–2013. Di jajaran kepengurusan PBNU, ia kemudian dipercaya mengemban tugas sebagai Ketua PBNU Bidang Ekonomi mulai tahun 2022 sebelum akhirnya terpilih memegang tampuk kepemimpinan tertinggi PBNU untuk periode 2026–2031.






