Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan Rabu (9/9) sore. Indeks saham terkoreksi tipis sebesar 8,24 poin atau 0,12 persen ke level 6.678 setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya.
Berdasarkan data RTI Infokom, total nilai transaksi di bursa domestik mencapai Rp16,03 triliun dengan volume perdagangan tercatat sebanyak 34,36 miliar lembar saham. Pergerakan saham pada penutupan pasar kali ini didominasi oleh tren pelemahan, di mana sebanyak 317 saham mengalami penurunan harga, 308 saham berhasil menguat, dan 169 saham lainnya berakhir stagnan.
Pergerakan Sektor IHSG
Pelemahan indeks komposit didorong oleh penurunan pada mayoritas sektor di Bursa Efek Indonesia. Dari total 11 sektor indeks yang ada, sebanyak enam sektor tercatat melemah. Sektor kesehatan mencatatkan koreksi paling dalam dengan penurunan mencapai 1,47 persen.
Purbaya Pastikan Anggaran Subsidi BBM Aman Meski Harga Minyak Dunia Melonjak

Di sisi lain, lima sektor indeks lainnya masih mampu mencatatkan kinerja positif dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut. Penguatan terbesar ditopang oleh sektor transportasi yang melaju dengan kenaikan sebesar 2,19 persen.
Sentimen Bursa Asia, Eropa, dan Amerika Serikat
Penurunan IHSG ini sejalan dengan tren pergerakan pasar saham global yang cenderung tertekan. Di kawasan regional Asia, bursa saham mayoritas terpantau bergerak di zona merah. Indeks Straits Times di Singapura memimpin pelemahan dengan turun 0,53 persen, disusul indeks Nikkei 225 di Jepang yang melemah 0,19 persen, serta indeks Hang Seng Composite di Hong Kong yang terkoreksi 0,17 persen. Namun demikian, indeks Shanghai Composite di China berhasil melawan tren dengan membukukan penguatan sebesar 0,28 persen.
Kisah Kepala Unit BRI Temani UMKM Rantau Prapat Naik Kelas

Kondisi serupa juga melanda pasar ekuitas Eropa, di mana mayoritas bursa saham terpantau bergerak melemah. Indeks DAX di Jerman mencatatkan penurunan sebesar 0,81 persen, sedangkan indeks FTSE 100 di Inggris terkoreksi 0,41 persen.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat kompak ditutup melemah di zona merah. Indeks Dow Jones mengalami koreksi paling tajam sebesar 1,18 persen, diikuti oleh indeks S&P 500 yang turun 0,58 persen, serta indeks NASDAQ Composite yang terkoreksi 0,32 persen.






