Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (14/9). Indeks saham domestik dinilai masih rentan melanjutkan fase koreksi seiring dengan masih mendominasinya tekanan jual di pasar, setelah pada perdagangan sebelumnya merosot sebesar 0,73 persen ke level 6.541.
Proyeksi MNC Sekuritas
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan bahwa pergerakan IHSG masih rawan melanjutkan pelemahan. Secara teknikal, pergerakan indeks saham diperkirakan tengah berada pada fase wave iv dari wave (c) pada label hitam.
Dengan posisi teknikal tersebut, IHSG dinilai masih berisiko untuk menguji rentang area 6.370 hingga 6.451. Untuk perdagangan hari ini, Herditya memproyeksikan IHSG akan bergerak pada rentang level support 6.448 dan 6.318, sementara area resistance diperkirakan berada di rentang 6.633 dan 6.705. Adapun saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas meliputi ADMR, INET, NCKL, dan DSNG.
Rekomendasi Saham Pendulang Cuan Pekan Ini, Telekomunikasi hingga Energi Masuk Pilihan Analis

Analisis Binaartha Sekuritas
Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat adanya potensi pembalikan arah atau rebound pada IHSG. Potensi penguatan teknikal ini muncul setelah indeks saham berhasil membentuk pola candle hammer pada sesi perdagangan terakhir.
Ivan memaparkan bahwa peluang penguatan IHSG masih terbuka lebar menuju kisaran area 6.752 hingga 6.835. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa kenaikan tersebut tetap berpotensi disusul koreksi, sejalan dengan pola pergerakan indeks yang telah terlihat sejak akhir Juli.
Binaartha Sekuritas memprediksi level support IHSG berada di area 6.448, 6.368, dan 6.288, sedangkan level resistance diproyeksikan berada pada rentang 6.752, 6.835, 6.916, hingga 7.071. Pada perdagangan kali ini, saham-saham yang direkomendasikan Ivan adalah INCO, MBMA, MEDC, dan PGEO.
BPH Migas Pastikan Stok Pertalite di Makassar Aman hingga 14 Hari

Catatan Perdagangan Akhir Pekan Lalu
Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, yakni Jumat (11/9) sore, IHSG berakhir di posisi 6.541 setelah mengalami pelemahan sebesar 47,96 poin atau minus 0,73 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data dari RTI Infokom, nilai transaksi yang dicatatkan investor pada perdagangan tersebut mencapai Rp14,68 triliun dengan total saham yang diperdagangkan sebanyak 30,44 miliar saham. Pergerakan pasar saat itu mencatatkan sebanyak 183 saham mengalami penguatan, 453 saham terkoreksi, serta 153 saham lainnya bergerak stagnan.






