berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

Ginandjar, Nasionalisme Ekonomi, dan Para 'Anak Didiknya

Ance RundenganDiterbitkan 30 Agu 2026 - 10.00 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ginandjar, Nasionalisme Ekonomi, dan Para 'Anak Didiknya
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pengangkatan Ginandjar Kartasasmita sebagai Menteri Muda Urusan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri pada 1983 menjadi tonggak penting dalam penguatan peran pelaku usaha nasional. Lewat mandat tersebut, pembinaan terhadap pengusaha domestik melahirkan deretan nama yang di kemudian hari dikenal luas di panggung ekonomi dan politik Indonesia.

Kiprah tersebut melahirkan kelompok figur yang kerap dijuluki "Ginandjar Boys". Sejumlah nama besar yang tumbuh melalui dorongan dan pembinaannya antara lain Aburizal Bakrie, Arifin Panigoro, Fadel Muhammad, hingga Fahmi Idris. Catatan perjalanan pengabdian ini turut diulas oleh mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kata pengantar buku biografi setebal sekitar 500 halaman berjudul Ginandjar Kartasasmita: Pengabdian dari Masa ke Masa karya Suhartono dkk. yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas.

Rekam Jejak Birokrasi dan Momen Kritis 1998

Pria kelahiran 9 April 1941 yang akrab disapa "Jhonny" ini mengawali langkahnya di pemerintahan sejak 1965, usai menempuh pendidikan di Kolese Kanisius Jakarta, Institut Teknologi Bandung (ITB), serta studi teknik kimia di Universitas Pertanian dan Teknologi Tokyo, Jepang. Pengabdian panjangnya melintasi era kepemimpinan Presiden Soekarno, tiga dekade lebih pemerintahan Soeharto, hingga fase Reformasi.

Baca Juga

Syarat Bencana Nasional Diubah MK, Ini Indikatornya

Syarat Bencana Nasional Diubah MK, Ini Indikatornya

Selain mengawal program peningkatan produk dalam negeri, Ginandjar pernah mengemban amanat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi serta Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.

Peran krusial tercatat saat masa krisis politik 1998. Pada 20 Mei 1998, Ginandjar bersama 13 menteri lainnya mengambil sikap menolak bergabung dalam kabinet baru bentukan Presiden Soeharto melalui Deklarasi Bappenas. Setelah peralihan kekuasaan, Presiden BJ Habibie menunjuknya sebagai Menko Ekuin dalam Kabinet Reformasi Pembangunan. Soeharto sempat mengirimkan surat ucapan selamat atas posisi barunya itu pada 22 Mei 1998, yang dibalas Ginandjar lima hari berselang.

Baca Juga

Wamendagri Minta DPRD Tingkatkan Kapasitas dan Pengawasan Pemda

Wamendagri Minta DPRD Tingkatkan Kapasitas dan Pengawasan Pemda

Menghadapi Tuduhan Hukum hingga Lembaga Parlemen

Perjalanan karier Ginandjar sempat menghadapi ujian berat pada masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. Saat berada di Boston, Amerika Serikat, ia bertolak kembali ke Jakarta guna memenuhi panggilan Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi. Ginandjar mendatangi Gedung Bundar dengan kursi roda dan penyangga leher sebelum sempat ditahan. Status tahanan gugur setelah ia memenangi praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hingga akhirnya Kejaksaan Agung resmi mencabut status tersangkanya pada 2009.

Di panggung legislatif dan kelembagaan negara, Ginandjar menjabat sebagai Wakil Ketua MPR periode 1999–2004. Ia kemudian terpilih menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pertama untuk periode 2004–2009, serta melanjutkan pengabdian sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla.

Sumber: Detik

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Syarat Bencana Nasional Diubah MK, Ini IndikatornyaWamendagri Minta DPRD Tingkatkan Kapasitas dan Pengawasan PemdaEkonom Sebut Tak Mudah Bikin Rupiah Menguat ke DepanPurbaya Buka-bukaan Rencana Ambil Alih Utang Whoosh 15 SeptemberApa Fungsi Sensus Ekonomi? Begini Penjelasan BPSMuktamar NU ke-35 di Jombang Resmi Tetapkan Mekanisme AHWA untuk Pemilihan Ketum PBNUPerusahaan Prajogo Pangestu Jadi Pemasok Avtur di Bandara SingapuraMengenal Desil 9 dan 10, Kelompok Warga RI Dilarang Beli Pertalite

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional · 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga · 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional · 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap