berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Ekonomi

Ekonom Sebut Tak Mudah Bikin Rupiah Menguat ke Depan

Bambang SetiawanDiterbitkan 31 Agu 2026 - 03.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ekonom Sebut Tak Mudah Bikin Rupiah Menguat ke Depan
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Komisi XI DPR RI resmi menyetujui penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo yang telah mundur dari pucuk pimpinan bank sentral sejak Juli lalu. Di tengah pergantian kepemimpinan tersebut, tantangan stabilitas nilai tukar dinilai masih membayangi perekonomian nasional.

Ekonom Senior Didik J Rachbini memprediksi pergerakan rupiah tidak akan menguat secara signifikan dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Menurutnya, upaya memperkuat mata uang garuda di masa depan menghadapi sejumlah rintangan struktural dan kebijakan.

Didik menilai penerapan rezim suku bunga tinggi memang memiliki potensi untuk menarik aliran modal asing karena menawarkan imbal hasil aset yang lebih besar bagi investor. Namun, langkah ini membawa konsekuensi tersendiri bagi perekonomian dalam negeri.

Baca Juga

Purbaya Optimistis Pendapatan Kelas Menengah Tumbuh Pesat dalam Dua Tahun

Purbaya Optimistis Pendapatan Kelas Menengah Tumbuh Pesat dalam Dua Tahun

Tingginya biaya transaksi di Indonesia yang diiringi carut-marut persoalan hukum, situasi sosial politik, serta kerumitan kebijakan dinilai memberi tekanan balik. Suku bunga tinggi tersebut berisiko memberikan dampak negatif terhadap aktivitas dunia usaha, penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR), dan laju investasi domestik.

Di sisi lain, struktur pasar domestik turut memengaruhi orientasi perdagangan. Dengan jumlah populasi mencapai 293 juta jiwa serta basis kelas menengah yang besar dan pasar yang luas, para pelaku usaha dalam negeri cenderung dapat bertumbuh tanpa harus merambah pasar ekspor ke luar negeri.

Ketergantungan penerimaan valuta asing juga masih tertumpu pada komoditas mentah maupun setengah jadi, seperti batu bara, minyak kelapa sawit, dan nikel. Meski sektor-sektor tersebut menyumbang devisa dalam jumlah besar, penerimaannya sangat rentan karena bergantung pada tren kenaikan harga di pasar global.

Baca Juga

LPS Jamin Uang Nasabah di 13 Bank Tutup Bakal Cair dalam 5 Hari

LPS Jamin Uang Nasabah di 13 Bank Tutup Bakal Cair dalam 5 Hari

Kondisi ini tecermin dari posisi cadangan devisa Indonesia yang tercatat sekitar US$ 145,3 miliar pada akhir Juli 2026. Jumlah tersebut masih berada di bawah sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

Sebagai perbandingan, cadangan devisa Singapura tercatat mencapai US$ 426,2 miliar. Sementara itu, Thailand mengantongi cadangan devisa sekitar US$ 279,2 miliar atau dua kali lipat dari milik Indonesia, dan Malaysia tercatat memiliki cadangan devisa sebesar US$ 132,6 miliar.

Sumber: Detik

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RupiahBank IndonesiaDestry DamayantiCadangan Devisa

Berita Terbaru Lainnya

Purbaya Optimistis Pendapatan Kelas Menengah Tumbuh Pesat dalam Dua TahunLPS Jamin Uang Nasabah di 13 Bank Tutup Bakal Cair dalam 5 HariHeboh Utang Rp50 M Disomasi, Bank JTrust Buka SuaraBank Mandiri Revisi Naik Proyeksi Ekonomi 2026, RI Bisa Tumbuh 5,34%Setoran Laba Danantara ke APBN Belum Final Rp120 T, Ini AlasannyaJelang Merger, Laba Summit Oto Finance Meledak 207% Jadi Rp300 MPolres Bogor Bongkar Peredaran Merkuri untuk Tambang Ilegal, 4 Orang DitangkapGempa NTT, 3.645 Warga Sikka Masih Mengungsi, Mayoritas di Palue

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap