Pemerintah Ukraina resmi menjatuhkan sanksi terhadap serial animasi anak populer asal Rusia, Masha and The Bear. Langkah ini diambil setelah otoritas setempat menilai tayangan tersebut menyebarkan narasi pro-Rusia serta dianggap menjadi ancaman bagi keamanan nasional Ukraina.
Sanksi tersebut mencakup larangan penayangan serial di televisi Ukraina serta pemblokiran siaran melalui platform domestik maupun internasional. Selain penghentian siaran, kebijakan ini juga menyasar monetisasi penayangan kartun tersebut di wilayah Ukraina.
Tuduhan Propaganda dan Langkah Pemerintah Ukraina
Menteri Kebudayaan Ukraina Tetyana Berezhna menyatakan melalui akun media sosial X pada Jumat (21/8/2026) bahwa sanksi menyasar pihak produser dan distributor Masha and The Bear.
Tanggap Darurat Gempa Sikka Selesai, 3.370 Warga Masih Mengungsi

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah menandatangani dokumen pemberlakuan sanksi tersebut. Hukuman ini tidak hanya menyasar studio pembuatnya, Animaccord, melainkan juga sutradara, penulis skenario, hingga produser acara. Para pejabat Ukraina menuduh serial ini menjadi alat untuk menyebarkan propaganda Kremlin sembari mendulang keuntungan finansial.
Penasihat Presiden Zelenskyy, Vladyslav Vlasyuk, menekankan pentingnya membendung materi yang dinilai sebagai propaganda. Menurutnya, respons tegas diperlukan terutama ketika narasi tersebut ditujukan kepada anak-anak dan didistribusikan secara masif melalui platform internasional berskala besar.
Bantahan Studio dan Reaksi Kremlin
Menanggapi langkah pembatasan tersebut, pihak Animaccord Studios membantah tudingan yang dialamatkan oleh Kyiv. Perwakilan studio, Melanie Bonvicino, menyebut klaim pemerintah Ukraina sebagai tuduhan palsu dan bentuk fitnah. Bonvicino menegaskan bahwa perusahaannya beroperasi secara independen dan tidak pernah menerima pendanaan dari Pemerintah Rusia.
Trump Mulai Gerah, AS Biarkan Sekutu Jatuhkan Sanksi ke Israel

Sementara itu, pihak Kremlin turut melayangkan kecaman terhadap sanksi yang dijatuhkan Ukraina. Pemerintah Rusia menilai kebijakan pemblokiran kartun anak-anak tersebut justru memperlihatkan keburukan dari rezim Kyiv.
Masha and The Bear merupakan salah satu serial animasi paling populer di dunia yang menceritakan petualangan seorang gadis cilik bernama Masha bersama seekor beruang sirkus di kawasan terpencil. Di platform YouTube saja, tayangan ini telah mencatatkan lebih dari 37 miliar kali penayangan dan disiarkan di sekitar 100 negara, termasuk Indonesia.






