Sejak diluncurkan secara resmi oleh Bank Indonesia (BI), Quick Response Code Indonesian Standard atau yang lebih dikenal luas dengan singkatan QRIS, telah menjadi standar pembayaran berbasis kode QR utama di tanah air. Inisiatif standardisasi ini dirancang khusus oleh Bank Indonesia untuk memungkinkan seluruh lapisan masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan dengan jauh lebih praktis. Kehadiran QRIS mengubah cara masyarakat bertransaksi menjadi lebih efisien dan modern tanpa perlu repot menyiapkan uang tunai setiap kali berbelanja.
Penerimaan terhadap standar pembayaran digital ini terlihat sangat jelas dari jumlah pelaku usaha yang telah mengadopsinya dalam kegiatan operasional sehari-hari. Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa jumlah merchant yang telah menerima pembayaran melalui fasilitas QRIS mencapai angka 44 juta merchant hingga triwulan I 2026. Angka yang sangat besar ini menunjukkan tingkat penetrasi sistem pembayaran yang tinggi di berbagai sektor usaha di seluruh penjuru negeri. Fakta yang sangat menarik adalah mayoritas dari puluhan juta merchant yang menerima pembayaran QRIS tersebut berasal dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini menandakan bahwa teknologi ini sangat membantu pelaku UMKM dalam menyediakan opsi pembayaran yang praktis.
Sejalan dengan pertumbuhan jumlah merchant yang masif, basis pengguna standar pembayaran kode QR ini juga mencatatkan angka pencapaian yang sangat signifikan. Pada periode yang sama, yakni hingga triwulan I 2026, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah mencapai 61,7 juta orang. Puluhan juta pengguna ini kini dapat menikmati kemudahan dan kepraktisan dalam bertransaksi di jutaan merchant UMKM maupun merchant skala besar, hanya dengan mengandalkan aplikasi pembayaran di perangkat telepon pintar mereka.
Harga Minyak Makin Panas, Kini Tembus US$ 108 per Barel

Perkembangan sistem pembayaran ini kini tidak lagi terbatas di dalam batas wilayah negara Indonesia saja. Melalui inovasi perluasan layanan yang dinamakan QRIS Antarnegara atau yang juga sering disebut sebagai QR Cross Border, sistem pembayaran ini mulai terhubung secara langsung dengan sejumlah negara. Ekspansi jaringan ini memberikan kemudahan yang sangat besar bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan ke luar negeri. Layanan QRIS Antarnegara ini dikembangkan melalui kerja sama yang strategis antara Bank Indonesia dengan bank sentral dari negara-negara mitra terkait.
Saat ini, cakupan perluasan kerja sama QRIS Antarnegara telah meliputi beberapa negara tetangga, termasuk negara Thailand, Malaysia, dan Singapura. Melalui sistem pembayaran QRIS Antarnegara ini, berbagai transaksi lintas batas dapat dilakukan dengan mudah karena sistem ini memungkinkan transaksi dilakukan dengan mekanisme konversi nilai mata uang yang berlaku. Dengan mekanisme tersebut, pengguna tetap dapat melakukan pembayaran secara digital menggunakan aplikasi dari negara asal mereka, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk membawa uang tunai.
Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Pemanfaatan fasilitas transaksi lintas batas ini juga tergambar secara nyata dari data transaksi yang dicatat oleh Bank Indonesia. Tercatat bahwa transaksi QRIS inbound, yang merujuk pada transaksi pembayaran yang dilakukan oleh pengguna asing di wilayah Indonesia, telah mencapai volume sebanyak 2,79 juta transaksi. Total nilai dari jutaan transaksi inbound tersebut mencapai angka Rp713,59 miliar. Sementara itu, untuk transaksi outbound atau transaksi pembayaran yang dilakukan oleh pengguna Indonesia saat mereka berada di luar negeri, volumenya tercatat mencapai 737.647 transaksi dengan total nilai nominal mencapai Rp249,26 miliar.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan kepraktisan sistem standardisasi kode QR ini, berbagai aplikasi telah menyediakan dukungan penuh, salah satunya adalah DANA. Bagi para pengguna DANA, proses pembayaran menggunakan QRIS dapat dilakukan dengan sangat mudah dan langsung melalui aplikasi tersebut. Pengguna hanya cukup membuka aplikasi DANA, kemudian memilih fitur Pay atau Scan yang telah tersedia. Setelah itu, pengguna tinggal memindai kode QRIS milik merchant tempat mereka bertransaksi, lalu melakukan konfirmasi pembayaran hingga transaksi tersebut dinyatakan berhasil dan selesai.






