Destry Damayanti resmi dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026–2031. Prosesi pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan berlangsung di Mahkamah Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu (2/9/2026), dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto.
Pelantikan Destry sebagai pimpinan bank sentral dilakukan berlandaskan Surat Keputusan Presiden Nomor 92/P/2026 yang diteken oleh Presiden Prabowo Subianto. Agenda ini sekaligus menandai pelantikan dua pejabat Dewan Gubernur lainnya, yakni Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Pergeseran Struktur Dewan Gubernur Bank Indonesia
Perombakan susunan Dewan Gubernur ini merupakan kelanjutan dari pengunduran diri Perry Warjiyo dari posisi Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026. Destry Damayanti, yang sebelumnya menduduki kursi Deputi Gubernur Senior di era kepemimpinan Perry, kini resmi naik memimpin bank sentral.
161 Ribu Penggilingan Terancam, Amran Bongkar Alasan Harga Beras Naik

Kekosongan posisi Deputi Gubernur Senior yang ditinggalkan Destry kini diisi oleh Aida S. Budiman, yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Sementara itu, kursi Deputi Gubernur yang lowong diisi oleh Solikin M. Juhro, yang dipromosikan dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia.
Rangkaian Uji Kelayakan di DPR
Ketiga pimpinan baru bank sentral ini sebelumnya telah mengantongi persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat usai diajukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Persetujuan tersebut dicapai setelah para kandidat merampungkan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR selama dua hari pada 26 dan 27 Agustus 2026.
BI Pasang Mata pada Inflasi Harga Pangan saat Aktivitas Ekonomi Pulih

Pada hari pertama uji kelayakan, Rabu (26/8/2026), Komisi XI DPR menguji Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia dan Aida S. Budiman sebagai calon tunggal Deputi Gubernur Senior. Selanjutnya pada Kamis (27/8/2026), Komisi XI menguji dua kandidat Deputi Gubernur, yaitu Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori, yang kemudian menghasilkan penetapan terpilihnya Solikin.






