Pertanyaan: Apa yang terjadi dengan pergerakan harga bahan bakar minyak nonsubsidi pada 1 Juli 2026?
Jawaban: Seluruh badan usaha penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) yang beroperasi telah melakukan langkah penyesuaian terhadap harga BBM nonsubsidi secara resmi pada 1 Juli 2026 lalu. Penyesuaian harga ini dilakukan secara serentak oleh berbagai perusahaan energi ternama penyedia bahan bakar. Badan usaha penyalur yang dipastikan melakukan penyesuaian harga tersebut meliputi Pertamina, Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo Energy Indonesia, hingga Mobil Indostation. Perubahan tarif ini berlaku di stasiun pengisian bahan bakar umum masing-masing perusahaan dan memengaruhi berbagai jenis bahan bakar yang mereka tawarkan kepada masyarakat luas.
Pertanyaan: Bagaimana rincian perubahan harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina, khususnya untuk kawasan Jabodetabek?
Jawaban: Di stasiun pengisian bahan bakar umum Pertamina, khususnya untuk kawasan Jabodetabek, terdapat beberapa jenis BBM nonsubsidi yang tercatat mengalami penurunan harga yang cukup signifikan. Sebagai contoh, harga BBM jenis Pertamax Turbo mengalami penurunan sebesar Rp 1.450 per liter. Sebelumnya, produk Pertamax Turbo dijual dengan harga Rp 20.750 per liter, dan setelah penyesuaian kini menjadi Rp 19.300 per liter. Penurunan harga yang lebih besar juga terlihat jelas pada lini produk bahan bakar diesel. Harga Pertamax Dex tercatat turun sebesar Rp 3.650 per liter, dari yang sebelumnya dibanderol Rp 24.800 per liter menjadi Rp 21.150 per liter. Selain itu, produk Dexlite juga mengalami penurunan harga sebesar Rp 3.300 per liter, dari harga awal yang berada di angka Rp 23.000 per liter turun menjadi Rp 19.700 per liter.
Bahlil Sebut Perusahaan Asal Rusia Rusal Bakal Bangun Pabrik Pemurnian Bauksit di Kalimantan

Pertanyaan: Apakah ada jenis BBM dari Pertamina yang harganya tetap atau tidak mengalami perubahan sama sekali?
Jawaban: Meskipun beberapa jenis BBM nonsubsidi mengalami penurunan tarif, terdapat produk lain dari Pertamina yang harganya masih tetap atau tidak mengalami perubahan per 1 Juli 2026. Harga BBM jenis Pertamax yang memiliki nilai oktan RON 92 dipastikan masih tetap dibanderol sebesar Rp 16.250 per liter. Demikian pula dengan produk Pertamax Green yang memiliki nilai oktan RON 95, harganya sama sekali tidak berubah dan tetap dijual pada angka Rp 17.000 per liter. Di luar lini produk nonsubsidi, harga BBM bersubsidi yang dikelola oleh Pertamina juga dipastikan tidak mengalami penyesuaian. Produk Pertalite dengan nilai oktan RON 90 masih dibanderol dengan harga tetap yakni Rp 10.000 per liter, sementara harga Solar subsidi juga dipertahankan dan tetap berada pada angka Rp 6.800 per liter.
Pertanyaan: Bagaimana penyesuaian harga bahan bakar minyak yang dilakukan oleh perusahaan swasta BP-AKR?
Pertamina Buka Suara soal Pembatasan Pertalite di Luwu Utara

Jawaban: Selain Pertamina, badan usaha swasta seperti BP-AKR juga kompak menyesuaikan harga bahan bakar minyak yang mereka distribusikan di stasiun pengisian bahan bakar umum mereka. BP-AKR telah menetapkan harga baru untuk produk unggulan mereka, yakni BP Ultimate Diesel, sebesar Rp 21.340 per liter. Angka terbaru ini menunjukkan adanya penurunan harga yang cukup tajam jika dibandingkan dengan patokan harga pada bulan sebelumnya yang sempat mencapai Rp 25.060 per liter. Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua produk BP-AKR mengalami penurunan harga. Untuk BBM jenis bensin dengan nilai oktan RON 92, harganya tetap dipatok pada angka Rp 16.670 per liter. Produk lainnya, yaitu BP Ultimate, juga tidak mengalami perubahan harga dan dipastikan tetap dijual dengan tarif sebesar Rp 17.240 per liter.
Pertanyaan: Apa saja perubahan harga BBM jenis diesel yang secara resmi diberlakukan oleh Shell Indonesia?
Jawaban: Langkah penyesuaian harga yang serupa juga turut dilakukan oleh jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum Shell Indonesia, terutama difokuskan untuk produk bahan bakar minyak jenis diesel. Shell Indonesia secara resmi menurunkan harga jual untuk produk Shell V-Power Diesel yang mereka pasarkan. Saat ini, produk Shell V-Power Diesel tersebut dibanderol dengan harga sebesar Rp 21.340 per liter. Harga terbaru ini mengalami penurunan yang sangat jelas jika dibandingkan dengan patokan harga pada bulan lalu yang sempat dipatok sebesar Rp 24.490 per liter. Penyesuaian tarif yang dilakukan oleh pihak Shell Indonesia ini berjalan seiring dengan tren penurunan harga bahan bakar diesel yang juga diterapkan secara serempak oleh berbagai badan usaha penyalur lainnya pada periode waktu yang sama.






