berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Cuma Karena Air Galon, Jutaan Warga Kelas Menengah RI Jatuh Miskin

Slamet PrabowoDiterbitkan 30 Agu 2026 - 00.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cuma Karena Air Galon, Jutaan Warga Kelas Menengah RI Jatuh Miskin
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan signifikan pada jumlah penduduk kelas menengah di Indonesia dalam lima tahun terakhir. Pada 2019, populasi kelas menengah masih mencapai 57,33 juta orang atau 21,45 persen dari total penduduk. Namun, per 2024 angkanya menyusut menjadi 47,85 juta orang atau 17,13 persen. Sebanyak 9,48 juta orang tergelincir keluar dari kelompok kelas menengah.

Penurunan tersebut dibarengi dengan bertambahnya jumlah masyarakat pada lapisan bawahnya. Kelompok menuju kelas menengah (aspiring middle class) bertambah dari 128,85 juta orang (48,20 persen) pada 2019 menjadi 137,50 juta orang (49,22 persen) pada 2024. Sementara itu, kelompok rentan miskin melonjak dari 54,97 juta orang (20,56 persen) menjadi 67,69 juta orang (24,23 persen).

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan adanya dampak jangka panjang atau scarring effect dari pandemi Covid-19 terhadap ketahanan ekonomi masyarakat. Pada 2024, batas bawah pengeluaran kelas menengah ditetapkan sebesar 3,5 kali garis kemiskinan (Rp582.932 per kapita per bulan) atau senilai Rp2,04 juta, dengan batas atas 17 kali garis kemiskinan sebesar Rp9,90 juta. Modus pengeluaran kelas menengah pada 2024 berada di angka Rp2,05 juta, sangat mendekati batas terbawah. Kondisi ini berbeda dari 2014, saat modus pengeluaran berada di posisi Rp1,70 juta dengan rentang batas bawah Rp1,05 juta dan batas atas Rp5,14 juta.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Faktor Beban Pengeluaran dan Kerapuhan Ekonomi

Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai penurunan daya beli kelas menengah turut dipengaruhi oleh struktur pengeluaran rutin rumah tangga yang tidak disadari terus membebani pendapatan. Salah satunya adalah ketergantungan konsumsi air minum bermerek seperti air galon dan botol dalam aktivitas sehari-hari.

"Selama ini secara tidak sadar itu sudah menggerus income kita secara lumayan dengan style kita yang mengandalkan semua kepada air galon, air botol dan segala macamnya," ujar Bambang.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Di samping pola pengeluaran konsumtif harian, Bambang memaparkan faktor utama pelemahan kelas menengah bermula dari krisis pandemi Covid-19 yang memicu gelombang PHK dan penutupan usaha. Tekanan tersebut kemudian diperberat oleh situasi pascapandemi, seperti tingkat suku bunga yang tinggi, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga lonjakan harga barang.

Upaya pemulihan daya beli kelas menengah juga terhambat oleh lonjakan harga beras akibat fenomena iklim El Ni帽o. Selain itu, Bambang mengingatkan maraknya aktivitas judi online yang bersifat adiktif dan mempercepat pengurasan tabungan serta pendapatan masyarakat.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi Indonesiakelas menengahBPS

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap