Proses evakuasi korban di wilayah konflik dengan medan geografis yang ekstrem memerlukan keahlian khusus, kehati-hatian, serta perencanaan taktis yang matang. Salah satu contoh nyata dari pelaksanaan operasi penyelamatan ini adalah ketika pasukan Koops Habema yang berada di bawah kendali Kogabwilhan III melakukan tindakan evakuasi. Pasukan tersebut dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah seorang warga Papua bernama Teina Alya di wilayah Yahukimo. Berdasarkan informasi yang ada, korban diketahui tewas setelah diduga ditembak oleh kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo. Tidak hanya itu, jasad korban diduga dilempar oleh kelompok OPM ke sebuah lembah di pinggir Kali Kolaf yang kondisinya sangat curam. Berikut adalah tahapan dan metode yang diterapkan oleh pasukan TNI








