berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Edukasi

Cara Merancang Syal Batik Motif Menara Kudus dan Parijoto ala Siswa SLBN Purwosari

Usat BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 05.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Merancang Syal Batik Motif Menara Kudus dan Parijoto ala Siswa SLBN Purwosari
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Karya batik tulis buatan tangan memiliki nilai seni yang tinggi. Salah satu contoh inspiratif datang dari Muhammad Hanif Fuadi, seorang siswa berkebutuhan khusus tunarungu kelas 9B di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Purwosari, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Hanif berhasil membuat syal batik bermotif Menara Kudus dan parijoto yang diberikan langsung kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, saat kunjungan kerjanya pada hari Jumat (31/7). Bagi Anda yang ingin membuat syal batik serupa, baik untuk koleksi maupun cenderamata, ikuti panduan merancang dan membuatnya berdasarkan karya siswa berprestasi ini.

Langkah pertama dalam merancang karya ini adalah menentukan dimensi atau ukuran kain yang akan digunakan. Agar nyaman dipakai dan terlihat proporsional saat dikalungkan di leher, Anda bisa mengikuti ukuran syal batik yang dibuat oleh Hanif. Syal tersebut dirancang dengan spesifikasi panjang 150 sentimeter dan lebar 20 sentimeter. Ukuran ini cukup panjang untuk dikreasikan dalam berbagai gaya ikatan, namun tidak terlalu lebar sehingga tetap fungsional dan elegan saat dipadukan dengan pakaian formal maupun kasual.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Langkah kedua adalah menentukan motif batik yang sarat akan makna untuk digambar di atas kain. Untuk syal khas Kudus ini, gunakan kombinasi dua motif utama, yaitu Menara Kudus dan parijoto. Menurut penjelasan dari Novie Ira Meranika, Guru Kelas dan Pendamping Vokasi Batik di SLBN Purwosari, setiap motif memiliki filosofi mendalam. Motif Menara Kudus dipilih karena melambangkan nilai sejarah dan toleransi yang kuat. Sementara itu, motif parijoto disematkan sebagai perlambang harapan dan doa yang baik bagi siapa saja yang mengenakannya.

Baca Juga

Panduan Mengedukasi dan Melindungi Anak dari Bahaya Internet

Panduan Mengedukasi dan Melindungi Anak dari Bahaya Internet

Langkah ketiga adalah menetapkan target waktu pengerjaan yang realistis untuk menyelesaikan sehelai kain batik. Membuat karya semacam ini membutuhkan ketelitian tinggi pada setiap tahapannya. Sebagai referensi, Hanif dapat menyelesaikan satu helai syal batik ini dalam waktu lima hari. Dengan bimbingan dan pendampingan yang tepat, waktu lima hari merupakan durasi yang ideal bagi seorang pembuat batik untuk menghasilkan karya yang rapi serta mendetail tanpa harus terburu-buru.

Langkah keempat adalah menyiapkan karya tersebut sebagai cenderamata pada momen yang tepat. Syal yang diserahkan Hanif kepada Mendikdasmen Abdul Mu'ti merupakan karya pertamanya yang secara khusus diberikan kepada seorang pejabat. Penyerahan dilakukan bertepatan dengan agenda Mendikdasmen di SLBN Purwosari untuk membagikan buku bermutu serta meletakkan batu pertama revitalisasi sekolah. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala SLBN Purwosari Edi Sujito, serta Bupati Kudus Samani Intakoris yang turut mengapresiasi program revitalisasi, pembagian buku, dan penyediaan Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel.

Baca Juga

Panduan Mengikuti Skrining Ulang Massal bagi Dokter Internship Kemenkes pada Tahun 2026

Panduan Mengikuti Skrining Ulang Massal bagi Dokter Internship Kemenkes pada Tahun 2026

Langkah kelima, jika Anda berencana memberikan cenderamata kepada lebih dari satu tamu kehormatan, persiapkan jumlah karya yang cukup sejak awal. Dalam kegiatan tersebut, Hanif sebenarnya membuat dua buah syal batik. Satu syal ditujukan untuk Mendikdasmen Abdul Mu'ti, dan satu syal lainnya dipersiapkan untuk Qodari selaku Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia. Meskipun pada akhirnya Qodari berhalangan hadir, mempersiapkan cenderamata cadangan atau tambahan tetap menjadi langkah antisipasi yang sangat baik dalam setiap acara.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Abdul Mu'tiBatikSLBN PurwosariKudusKerajinan TanganTunarungu

Berita Terbaru Lainnya

Pertamina dan Pemprov Jawa Barat Berkolaborasi Olah Sampah Jadi Hidrogen Rendah KarbonTren Kendaraan Listrik di GIIAS 2026 Meningkat Berkat Harga Kompetitif dan Biaya Operasional RendahAspek Keselamatan Dorong Perubahan Strategi Industri KeramikFakta di Balik Video Viral Siswa Menyeberangi Sungai Tripe di Gayo Lues dan Upaya Pembangunan JembatanPresiden Prabowo Subianto Akan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di JakartaPanduan Mengedukasi dan Melindungi Anak dari Bahaya InternetDampak Kebakaran Hutan Ekstrem, Ledakan Amunisi di Prancis hingga Titik Api di IndonesiaRekomendasi Tablet Entry-Level Rp1 Jutaan Terbaik di Indonesia pada Pertengahan 2026

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap