Penanganan perkara tindak pidana korupsi yang melibatkan kepala daerah kembali menjadi sorotan publik, terutama ketika menyangkut keterlibatan oknum internal di dalam lembaga penegak hukum itu sendiri. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini menetapkan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro sebagai tersangka dalam sebuah kasus yang turut menyeret seorang pegawai dari internal KPK. Keterlibatan pegawai dari unsur Kepolisian ini menambah kompleksitas perkara, sehingga penting bagi publik untuk memahami bagaimana konstruksi hukum ini dibangun. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui alur penanganan dan modus operandi dalam perkara ini, berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk memetakan kasus korupsi di Kabupaten Pemalang serta langkah evaluasi yang diambil oleh KPK.








