berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Ekonomi

Bos The Fed Bikin Pasar Kaget, Suku Bunga AS Berpotensi Naik

Ance RundenganDiterbitkan 30 Agu 2026 - 00.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bos The Fed Bikin Pasar Kaget, Suku Bunga AS Berpotensi Naik
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengejutkan pelaku pasar finansial global setelah memberi sinyal bahwa bank sentral Amerika Serikat masih menempatkan risiko inflasi sebagai ancaman serius. Warsh mengindikasikan The Fed berpeluang perlu berusaha lebih keras guna mengendalikan laju harga, membuka kembali peluang pengetatan moneter pada pertemuan mendatang.

Pernyataan tersebut langsung mengubah ekspektasi pasar suku bunga. Mengacu pada data kontrak berjangka CME Group, probabilitas The Fed menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya melonjak ke kisaran 58 persen. Angka ini meningkat tajam dibandingkan posisi Kamis (27/8/2026) yang berada di sekitar 35 persen. Sinyal tegas ini sekaligus meredam spekulasi bahwa Warsh akan menahan kenaikan suku bunga akibat tekanan dari Presiden Donald Trump.

Reaksi spontan terlihat di pasar obligasi dan saham AS. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik menjadi 4,721 persen, lebih tinggi dibandingkan posisi Kamis di level 4,671 persen. Sementara itu, yield obligasi 30 tahun tercatat berada di 5,207 persen pada penutupan Jumat (28/8/2026). Yield tenor panjang ini sebelumnya sempat menembus 5,3 persen pascarapat The Fed edisi Juli鈥攍evel tertinggi sejak 2007鈥攕ebelum akhirnya sedikit melunak setelah Menteri Keuangan Scott Bessent mengumumkan rencana pelipatgandaan program pembelian kembali (buyback) obligasi jangka panjang.

Baca Juga

Ekonom Sebut Tak Mudah Bikin Rupiah Menguat ke Depan

Ekonom Sebut Tak Mudah Bikin Rupiah Menguat ke Depan

Di pasar ekuitas, bursa Wall Street bergerak melemah merespons potensi kenaikan suku bunga acuan tersebut. Indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi kurang dari 0,1 persen, S&P 500 turun 0,2 persen, dan Nasdaq Composite tergelincir 0,5 persen. Pelemahan lebih dalam dialami indeks saham berkapitalisasi kecil Russell 2000 yang anjlok 1,4 persen, serta sektor industri pada indeks S&P 500 yang tertekan 1 persen. Walau tertekan, indeks S&P 500 secara keseluruhan masih bertahan sekitar 1 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang masanya, ditopang stabilitas sektor teknologi berkat kinerja Nvidia yang meredakan kekhawatiran permintaan cip kecerdasan buatan.

Sikap terbaru The Fed memicu beragam evaluasi dari kalangan pengelola dana. Kepala Divisi Pendapatan Tetap Amerika di DWS, George Catrambone, mempertanyakan apakah kenaikan suku bunga benar-benar akan terealisasi saat data ekonomi terbaru masuk. Di sisi lain, Chief Investment Officer Alphastar Capital Management Tony Parish menilai pasar tidak menyukai arah ketidakpastian baru yang mengarah pada opsi pengetatan.

Baca Juga

Apa Fungsi Sensus Ekonomi? Begini Penjelasan BPS

Apa Fungsi Sensus Ekonomi? Begini Penjelasan BPS

Pelaku pasar kini menanti rilis indikator ekonomi lanjutan menjelang rapat penentuan kebijakan moneter The Fed yang dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

The FedPasar ModalKevin Warsh

Berita Terbaru Lainnya

Syarat Bencana Nasional Diubah MK, Ini IndikatornyaWamendagri Minta DPRD Tingkatkan Kapasitas dan Pengawasan PemdaEkonom Sebut Tak Mudah Bikin Rupiah Menguat ke DepanPurbaya Buka-bukaan Rencana Ambil Alih Utang Whoosh 15 SeptemberApa Fungsi Sensus Ekonomi? Begini Penjelasan BPSMuktamar NU ke-35 di Jombang Resmi Tetapkan Mekanisme AHWA untuk Pemilihan Ketum PBNUPerusahaan Prajogo Pangestu Jadi Pemasok Avtur di Bandara SingapuraMengenal Desil 9 dan 10, Kelompok Warga RI Dilarang Beli Pertalite

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap