berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

BNPB Perbaiki Komunikasi Usai Padamkan Karhutla Pakai Air Kolam

Usat BalangDiterbitkan 31 Agu 2026 - 00.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BNPB Perbaiki Komunikasi Usai Padamkan Karhutla Pakai Air Kolam
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lewat udara di sejumlah wilayah memicu perhatian warga setelah helikopter pengebom air (waterbombing) mengambil sumber air dari kolam budidaya milik masyarakat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merespons situasi tersebut dan memastikan tata kelola komunikasi di lapangan akan diperbaiki.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan bahwa pengambilan air dari kolam warga merupakan tindakan darurat yang terpaksa dilakukan para personel demi mempercepat pemadaman titik api agar tidak meluas ke area permukiman maupun vegetasi lain.

Menindaklanjuti kekhawatiran warga, pihak BNPB telah menemui langsung pemilik kolam guna menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. BNPB berkomitmen untuk memperkuat alur koordinasi di tingkat lapangan sebelum armada udara memanfaatkan sumber daya milik penduduk.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

"Kami telah menjalin komunikasi secara kekeluargaan dengan pemilik dari kolam tersebut dan tentu kami ke depan akan mengedepankan komunikasi dan koordinasi di tingkat lapangan sebelum air kolam dimanfaatkan," tutur Berton.

Penanganan Karhutla di Enam Provinsi Prioritas

Penanganan karhutla melalui jalur udara terus digencarkan di enam provinsi prioritas, yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Hingga saat ini, BNPB mencatat sebanyak 3,2 juta liter air telah ditumpahkan melalui operasi waterbombing di berbagai titik api.

Selain operasi pemboman air, BNPB bersama instansi terkait menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hujan buatan. Sebanyak 3.800 kilogram garam telah disemai di wilayah udara Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat pada area yang terdeteksi memiliki potensi awan hujan berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Di Riau, penyemaian 2.000 kilogram garam berlangsung selama 4 jam 21 menit dalam dua sorti penerbangan. Langkah ini berhasil merangsang turunnya hujan ringan di Kabupaten Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kota Pekanbaru, hingga Indragiri Hulu.

Sementara itu, operasi OMC di Provinsi Jambi dilakukan melalui 21 sorti penerbangan dengan durasi 2 jam 20 menit. Upaya penyemaian awan tersebut sukses mendatangkan curah hujan dengan intensitas ringan di wilayah rawan karhutla, termasuk Kabupaten Singkut dan Muaro Jambi.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaBNPBmodifikasi cuaca

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap