Sebanyak 22 ton logistik darurat tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (29/8) untuk mempercepat penanganan warga terdampak gempa bumi. Pengiriman bantuan kebutuhan pokok tersebut diterbangkan langsung menggunakan pesawat Airbus dari Pos Pendukung Logistik Nasional (Pusdalognas) dan mendarat sekitar pukul 08.47 WIB.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengonfirmasi pemberangkatan kargo udara tersebut guna memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi. Muatan logistik mencakup paket sembako, mi instan, makanan tambahan bayi, serta perlengkapan tidur seperti matras, kasur, dan selimut.
Syarat Bencana Nasional Diubah MK, Ini Indikatornya

Distribusi bantuan ini dilakukan menyusul dampak parah gempa bumi magnitudo 7,7 yang melanda Pulau Flores sejak 15 Agustus 2026. Hingga Sabtu (29/8), akumulasi logistik yang telah dikerahkan BNPB ke wilayah bencana mencapai 1.916 ton. Sehari sebelumnya, pada Jumat (28/8), sebanyak 14 ton bantuan juga diberangkatkan melalui jalur darat dari Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Surabaya sebelum diteruskan ke lokasi-lokasi pengungsian di NTT.
Penanganan Pengungsi dan Fasilitas Darurat
Berdasarkan validasi data BNPB, jumlah warga yang mengungsi akibat gempa telah mencapai 192.303 orang, dengan lonjakan signifikan dilaporkan terjadi di Kabupaten Ngada. Sementara itu, korban meninggal dunia akibat bencana ini tercatat sebanyak 111 jiwa hingga Jumat (28/8).
Wamendagri Minta DPRD Tingkatkan Kapasitas dan Pengawasan Pemda

Merespons situasi tersebut, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan. Untuk mendukung pemulihan dan penanganan korban, berbagai instansi turut memperluas cakupan layanan darurat:
- Kesehatan: Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyatakan seluruh layanan medis bagi korban gempa NTT diberikan secara gratis dengan pembiayaan melalui dana siap pakai BNPB.
- Energi: Pertamina telah memulihkan operasional 100 persen di 56 SPBU di wilayah Flores serta menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,7 miliar.
- Pendidikan: Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto memastikan penyediaan beasiswa bagi mahasiswa yang terdampak langsung oleh gempa.
- Solidaritas Masyarakat: Berbagai elemen masyarakat turut menghimpun bantuan, termasuk donasi sebesar Rp100 juta dari Gus Yusuf yang diserahkan dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU di Jombang.






