berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

Bedah Buku Penyirep Gemuruh, Sarmuji Puji Pemikiran Pendiri NU Tak Lekang Zaman

Slamet PrabowoDiterbitkan 31 Agu 2026 - 01.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bedah Buku Penyirep Gemuruh, Sarmuji Puji Pemikiran Pendiri NU Tak Lekang Zaman
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji memuji pemikiran salah satu ulama pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Abdul Wahab Chasbullah atau Mbah Wahab, yang dinilainya tidak lekang oleh zaman. Sarmuji menegaskan gagasan Mbah Wahab masih sangat relevan diterapkan untuk menjawab berbagai tantangan pada era saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Sarmuji dalam agenda bedah buku "Penyirep Gemuruh" karya KH Abdul Wahab Chasbullah di Masjid Gedang Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian untuk menyemarakkan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Dalam forum tersebut, Sarmuji menjelaskan bahwa kitab "Penyirep Gemuruh" menggambarkan karakter dan metode penyelesaian masalah ala NU yang mengedepankan musyawarah serta prinsip moderasi. Melalui buku itu, Mbah Wahab tercatat berhasil meredam konflik terkait rencana perluasan Masjid Peneleh di Surabaya鈥攎asjid yang memiliki keterkaitan historis dengan Sunan Ampel鈥攄engan memegang teguh empat pilar utama NU: tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan i'tidal (adil).

Baca Juga

Syarat Bencana Nasional Diubah MK, Ini Indikatornya

Syarat Bencana Nasional Diubah MK, Ini Indikatornya

Keteladanan Mbah Wahab terlihat dari keterbukaannya dalam menampung berbagai sudut pandang. Sarmuji memaparkan bahwa Mbah Wahab tidak hanya merujuk pada pertimbangan para ahli fikih, tetapi juga mendengarkan masukan dari berbagai pihak lain yang memiliki keahlian khusus di bidangnya.

Penerjemah sekaligus penulis kitab "Penyirep Gemuruh", Fathul H Panatapraja, menambahkan bahwa proses penanganan sengketa yang dilakukan Mbah Wahab memadukan pendekatan dialog dan ketetapan hukum Islam. Penyelesaian masalah dalam buku tersebut berakar kuat pada pencarian jalan keluar melalui koridor fikih demi mencapai kemaslahatan bersama.

Narasumber lain dari Komunitas Pegon Banyuwangi, Ayung Notonegoro, menceritakan proses penemuan naskah kuno tersebut. Kitab "Penyirep Gemuruh" ditemukan saat dirinya menjalankan riset sejarah NU atas penugasan dari PCNU Banyuwangi sekitar kurun waktu 2016 atau 2018.

Baca Juga

Wamendagri Minta DPRD Tingkatkan Kapasitas dan Pengawasan Pemda

Wamendagri Minta DPRD Tingkatkan Kapasitas dan Pengawasan Pemda

Naskah tersebut tersimpan di Pesantren Lateng, Banyuwangi, di dalam dua lemari milik Kiai Saleh yang sempat tergembok selama belasan tahun. Lemari itu sebelumnya tidak dibuka akibat cerita yang beredar di masyarakat sekitar bahwa membukanya dapat mendatangkan hal buruk. Setelah membangun komunikasi dan mendapat izin dari pihak ahli waris, lemari dibuka hingga ditemukan sejumlah naskah berharga, termasuk karya Mbah Wahab tersebut.

Ayung mengungkapkan bahwa naskah serupa sebenarnya juga sempat tersimpan di kantor PCNU Surabaya di Jalan Bubutan, namun saat itu belum mendapat perhatian luas. Keberadaan naskah ini mulai dikenal publik setelah Komunitas Pegon mempublikasikan dan mengkaji temuannya tersebut.

Sumber: Detik

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Syarat Bencana Nasional Diubah MK, Ini IndikatornyaWamendagri Minta DPRD Tingkatkan Kapasitas dan Pengawasan PemdaEkonom Sebut Tak Mudah Bikin Rupiah Menguat ke DepanPurbaya Buka-bukaan Rencana Ambil Alih Utang Whoosh 15 SeptemberApa Fungsi Sensus Ekonomi? Begini Penjelasan BPSMuktamar NU ke-35 di Jombang Resmi Tetapkan Mekanisme AHWA untuk Pemilihan Ketum PBNUPerusahaan Prajogo Pangestu Jadi Pemasok Avtur di Bandara SingapuraMengenal Desil 9 dan 10, Kelompok Warga RI Dilarang Beli Pertalite

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap